Website Official initu.id Penyedia Informasi Posititif
Berbagi pengetahuan dan informasi dari banyak sumber

Samping Kiri

15 Alternative Destinasi Desa Wisata di Yogyakarta

0 132

Bagi anda yang sering pergi ke Jogjakarta tentu tidak akan bosan untuk mengexplorasi destinasi wisata disini, beragam lokasi wisata seperti heritage, kuliner, belanja dan sebagainya. Yang paling ngehits diantaranya adalah malioboro dengan ke khasannya.

Kali ini kita akan bahas sesuatu yang berbeda dari Yogyakarta, yaitu desa wisata sebagai alternative kunjungan bagi anda

Desa Wisata Tanjung Sleman Yogyakarta
Sumber: Sportourism.com

1. Desa Wisata Tanjung

 

Kita mulai dari Sleman. Tepatnya di Donoharjo, Ngaglik. Ada sebuah desa yang telah diresmikan sebagai desa wisata pada tahun 2001 yakni Desa Wisata Tanjung. Desa wisata ini terdiri atas 3 pedukuhan yakni Tanjung, Panasan dan Bantarjo dengan 6 RW dan 11 R. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Di sana, kita bisa mengikuti aktivitas warga lokal yakni menjadi petani. Seru dan memorable

Sebagai sebuah desa wisata, Desa Wisata Tanjung menyajikan suasana tradisional Jawa yang sangat kental. Mulai dari perilaku masyarakatnya hingga benda-benda budaya. Salah satu yang paling mencolok adalah bangunan Rumah Joglo yang konon telah berusia 200 tahun. Desa Wisata Tanjung berada sekitar 5 km ke arah utara dari Monumen Jogja Kembali

2. Desa Wisata Pentingsari

 

Desa wisata yang satu ini masih di kabupaten Sleman tepatnya di lereng Gunung Merapi. Desa Wisata Pentingsari berada di Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Saat Gunung Merapi sedang bergejolak, desa ini mungkin akan masuk dalam zona berbahaya. Namun, dibalik itu, desa ini memiliki suasana pedesaan yang benar-benar menyegarkan

Sama seperti di Tanjung. Masyarakat di Desa Wisata Pentingsari juga berprofesi sebagai petani. Suasana tradisional juga sangat terasa di desa wisata ini. Beberapa objek menarik yang bisa dikunjungi di desa wisata ini antara lain ancuran Suci Sendangsari serta batu luweng yang menjadi bagian dari perjuangan Pangeran Diponegoro dalam upaya mengusir penjajah

 

Desa Wisata Karang Tengah yogyakarta
Sumber: Cari toko

3. Desa Wisata Karang Tengah

 

Beralih ke Bantul. Ada sebuah desa wisata yang terkenal dengan jambu mete yakni Desa Wisata Karang Tengah. Desa wisata ini berada di dusun Mojolegi RT 03 Karang Tengah, Imogiri. Sekitar 2 km dari dari Makam Raja Imogiri

Atas saran dari GKR Pembayun Putri Raja Kerton Kasultanan Yogykarta, desa ini mulai ditanami jambu mete sejak tahun 2005. Tanah yang digunakan untuk menanam jambu mete merupakan tanah milik Kraton Jogja dengan luas area sekitar 60 Ha. Di desa ini setiap keluarga diberi tanggung untuk mengolah lahan 2.000 km² untuk ditanami jambu mete

Di desa ini kita juga bisa merasakan pengalaman menanam pohon jambu mete dengan mengiktui paket wisata yang ditawarkan. Ada sejumlah home stay yang bisa kita gunakan untuk bermalam di Desa Wisata Karang Tengah

4. Desa Wisata Nglinggo

 

Di kabupaten Kulonprogo ada sebuah desa wisata yang berada di dataran tinggi. Nama desa tersebut adalah Desa Wisata Nglinggo. Desa ini terkenal dengan perkebunan tehnya yang menyajikan pemandangan hijau pada ketinggian sekitar 800 mdpl. Desa Wisata Nglinggo berada di Kelurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh. Lokasi desa wisata ini tidak terlalu jauh dari Puncak Suroloyo

Selain terkenal dengan pemandangan indah perkebunan tehnya, di desa wisata ini juga terdapat objek menarik lain yakni sebuah air terjun yang oleh masyarakat dikenal dengan nama Curug Watu Jonggol

 

Desa Wisata Manding yogyakarta
Sumber: Panduanwisata.id

5. Desa Wisata Manding

 

Manding merupakan pusat kerajinan tangan yang terbuat dari bahan kulit. Di desa wisata ini kamu bisa mendapatkan cendera mata berbahan kulit untuk oleh-oleh. Mulai dari tas, sepatu, dompet hingga jaket kulit

Desa Manding berada di kabupaten Bantul tepatnya Jalan Parangtritis Km 11. Desa ini sudah sejak lama dikenal dengan industri kerajinan kulitnya. Di desa ini banyak terdapat kios-kios yang menjual berbagai kerajinan tangan berbahan kulit

6. Desa Wisata Candran

 

Desa Wisata Candran merupakan sebuah desa wisata bernuansa alam pertanian. Di desa ini para wisatawan bisa ikut bertani secara tradisional. Sangat menyenangkan. Desa wisata ini bahkan terkenal sebagai kampung tani internasional. Banyak turis asing yang senang megunjungi desa wisata yang sebagian besar warganya merupakan petani dan peternak ini

Yang menarik dari Desa Wisata Candran ini adalah keberadaan sebuah museum yang menyimpan berbagai peralatan tani tradisional seperti luku, garu, singkal, kejen, sambilan, lading dan caping serta berbagai peralatan pertanian tradisional lainnya. Jika ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi petani tradisional kita bisa berkunjung ke Desa Wisata Candran yang berada di dusun Mandingan, kelurahan kebonagung, kecamatan Imogiri, Bantul

7. Desa Wisata Kembang Arum

 

Di Sleman, tepatnya desa Donokerto, kecamatan Turi ada sebuah desa wisata yang memiliki nuansa sangat asri. Meski terlihat sederhana, namu suasana di desa ini terlihat sangat rapi. Nama desa wisata ini adalah Desa Wisata Kembang Arum atau biasa disingkat dewikembar

Desa wisata ini dikenal sebagai desa wisata pendidikan. Pembelajaran yang di dapat di tempat ini terutama adalah pendidikan budaya. Bangunan rumah adat Jawa, Joglo tampak mendominasi desa wisata ini. Di desa wisata ini kamu juga bisa melihat berbagai permainan tradisional seperti enggrang, engklek, dakon, gobak dan sodor yang biasanya dimainkan di pendopo desa

8. Desa Wisata Tembi

Desa Wisata Tembi merupakan sebuah tempat yang sangat cocok untuk belajar budaya, khususnya budaya Jawa dengan cara yang lebih fun. Lokasi desa wisata ini berada di dusun Tembi Desa Timbulharjo, Kabupaten Bantul

Di Desa Wisata Tembi ini terdapat beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi antara lain galeri batik, sebuah cottage, sebuah restoran unik dan sebuah galeri lukisan. Di desa wisata ini juga ada Museum Rumah Budaya Tembi yang menyimpan berbagai benda bernuansa Jawa seperti keris, tombak, peralatan bertani, peralatan seni membatik hingga gamelan

9. Desa Wisata Kasongan

 

Desa wisata yang satu ini mungkin sudah banyak yang tahu. Desa Kasongan yang berada di kabupaten Bantul terkenal dengan industri gerabahnya. Produksi gerabah Kasongan sudah terkenal sejak lama. Penggemar gerabah dari berbagai daerah datang ke Kasongan untuk berbelanja gerabah sebagai barang koleksi

Di desa Kasongan para wisatawan bisa belajar proses pembuatan kerajinan gerabah yang prosesnya ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Detail lokasi Desa Wisata Kasongan berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Sekitar 7 km jika ditempuh dari pusat kota Jogja

10. Desa Wisata Banyusumurup

 

Jogja sangat identik dengan budaya Jawa. Salah benda yang sangat identik dengan budaya Jawa adalah keris. Senjata ini merupakan senjata tradisional khas Jawa. Ada satu tempat di kabupaten Gunung Kidul yang terkenal sebagai sentra pembuatan aksesoris keris. Tempat tersebut adalah desa Banyusumurup. Desa ini berada di Imogiri, Bantul

Produksi aksesoris keris di desa ini sudah terkenal sejak tahun 1950-an. Adapaun aksesoris-aksesoris yang berhubungan dengan keris yang dibuat di desa ini antara lain warangka (sarung keris) serta pendok (gagang keris)

11. Desa Wisata Trumpon

 

Kamu suka buah salak? Jika iya, desa wisata yang satu ini tak boleh terlewatkan saat sedang berada di Jogja. Desa Wisata Trumpon merupakan sebuah desa wisata yang berada di dusun Trumpon, desa Merdikurejo, kecamatan Tempel, kabupaten Sleman. Desa ini terkenal dengan agrowisata salak pondoh. Tidak cuma itu, kamu juga bisa melihat pemandangan Gunung Merapi yang tampak begitu gagah melalui gardu pandang yang tersedia di sana

Di Desa Wisata Trumpon kita tak cuma bisa berkeliling melihat dari dekat pohon salak pondoh. Yang paling penting, kita bisa memetik salak pondoh langsung dari pohonnya dan memakannya langsung. Jika ingin tahu lebih jauh tentang salak, kita juga bisa bertanya-tanya tentang seluk beluk buah salak

12. Desa Wisata Krebet

 

Yang kita tahu selama ini, batik sangat identik dengan fashion. Di Desa Wisata Krebet kita akan menemukan motif batik pada media yang tidak biasa. Bukan kemeja atau kebaya, media yang digunakan untuk melukis batik di sana adalah kayu

Yap, Desa Wisata Krebet sangat terkenal dengan batik kayu. Berbagai barang kerajinan berbahan kayu seperti gelang, topeng, box hingga patung dilukis dengan sangat cantik menggunakan motif batik sehingga memiliki nilai jual yang lebih tingi. Lokasi Desa Wisata Krebet tidak terlalu jauh dari Goa Selarong di kecamatan Kecamatan Pajangan, Bantul

Info Desa Wisata Kebon Agung
Sumber: www.infodesa.co.id

13. Desa Wisata Kebon Agung

 

Untuk yang menyukai suasana persawahan, Desa Wisata Kebun Agung ini juga bisa menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi. Di desa wisata ini kita bisa melakukan kegiatan seolah-olah kita adalah warga lokal yang berprofesi sebagai petani. Berbagai kegiatan seperti menanam padi, membajak sawah hingga memanennya bisa kita lakukan disini

Salah satu potensi yang dimiliki desa wisata ini adalah Bendungan Tegal. Bendungan ini membentang di aliran Sungai Opak dan telah ada sejak tahun 1997 namun baru dikembangkan sebagai objek wisata sekitar tahun 2003. Desa Wisata Kebon Agung berada di kecamatan Imogiri, Bantul

14. Desa Wisata Sambi

 

Suasana pedesaan yang nyaman dan tenang juga akan kita dapatkan di Desa Wisata Sambi. Lokasi desa wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Kaliurang yang notabene berada di lereng Gunung Merapi sehingga suasana pegunungan akan sangat terasa di desa ini

Desa wisata ini berada di jalan Kaliurang km. 19,2 dukuh Sambi, desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman. Untuk menikmati suasana pedesaan yang segar, kita bisa berjalan berkeliling ditemani pemandu setempat. Di desa ini juga terdapat area outbond yang berada di Ledok Sambi di dekat Kali Kuning

15. Komplek Jogokaryan

Bisa dikatakan komplek jogokaryan masih dekat dengan kota, jika menggunakan becak maka membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Malioboro. Beberapa destinasi yang menarik adalah masjid jogokaryan yang dikelola secara modern sehingga masjidnya ramai dan menjadi jujugan untuk study banding dari masjid masjid lain di luar Jogjakarta.

 

Selain ada angkringan khas ada juga toko buku dan baju dari Pro U sebagai jujugan belanja

 

Sumber: YukPiknik.com

Comments
Loading...
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE