Contoh Cara Penulisan Amplop Surat Lamaran Kerja Yang Benar

Masih kecilnya etrepreneur di Indonesia dan populasi penduduk yang meningkat menjadi tantangan untuk menyerap tenaga kerja. Tidak semua bisa menjadi PNS atau pegawai BUMN atau karyawan tetap. Akan tetapi tidak menyurutkan banyak pencari kerja untuk mengisi kekosongan pekerjaan.

Lowongan kerja yang dibuka oleh perusahaan tertentu sebenarnya adalah peluang kerja yang menjanjikan selama Anda bisa memahami persyaratan apa saja yang diwajibkan untuk dipenuhi. Galilah informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan seluk beluk perusahaan yang anda incar. Tujuannya agar Anda lebih mudah sebab sudah mengetahui lebih dulu karakteristik instansi yang dituju. 

Pastikan Anda telah menyusun lamaran yang benar. Pasalnya, inilah kesalahan yang masih sering disepelekan oleh banyak orang. Mengapa? Mereka cenderung menganggap bahwa lamaran yang diajukan hanya bersifat sebagai formalitas saja. Padahal, dalam konteks yang lebih jauh, lamaran adalah gambaran kecil dari kecakapan Anda merayu perusahaan agar menerima Anda sebagai karyawannya. 


Penggunaan bahasa yang baik dan lugas akan membuat pihak terkait dengan cepat memahami kemauan dan maksud Anda. Usahakan untuk menuliskan surat yang padat dan jelas tanpa keterangan yang berbelit-belit. Apabila tulisan tangan Anda rapi, maka pilihan ini sangat baik untuk Anda jajal. Sederet perusahaan masih mengandalkan tulisan sebagai satu diantara sekian banyak perhitungan untuk penerimaan karyawan.

Kebersihan dan kerapian juga menduduki rating yang penting. Cantumkan CV atau daftar riwayat hidup, ketentuan inilah yang secara tidak langsung akan menggambarkan kepribadian Anda. Paparkan secara runtut kemampuan, biodata, serta sepak terjang anda di dunia kerja. Sertakan piagam penghargaan yang pernah Anda raih. Lengkapi dengan pas foto terbaru. 

Selain itu, Anda juga harus mempelajari bagaimana cara menulis amplop surat lamaran kerja yang benar. Sebagai pelamar kerja anda tidak boleh mengabaikan desain atau kemasan dari amplop lamaran, yaitu tata letak dan cara penulisannya. 

  1. Lazimnya, amplop lamaran kerja adalah amplop cokelat dengan tali sebagai pengunci dokumen agar tidak tercecer.
  2. Amplop yang lusuh dan kotor akan menimbulkan persepsi bahwa anda adalah pribadi yang ceroboh dan tidak cermat.
  3. Tulis identitas lengkap  – Terdiri dari nama lengkap ditambah gelar jika ada, alamat komplit meliputi RT hingga kabupaten atau kota disertai kode pos, dan nomor kontak seperti handphone / telp dan alamat email jika ada. Tulis identitas diri di bagian kiri atas amplop lamaran kerja.
  4. Gunakan huruf kapital pada kata awalnya. Contoh: Farizal Urfa, Wonosobo, dsb. 
  5. Menulis Kode atau Nama Jabatan – tuliskan kode jabatan yang Anda dambakan untuk menegaskan kedudukan yang ingin Anda isi. Tulis di bagian kanan atas amplop lamaran kerja.
  6. Tujuan Surat – Ditulis dengan lengkap dengan berbentuk segi panjang. Penerima surat terletak pada tepi kanan bawah bagian amplop memakai huruf kapital. Lebih bagus lagi jika menggunakan stiker label kemudian diprint menggunakan huruf cetak komputer. 

Itulah tips dan contoh penulisan amplop surat lamaran kerja yang benar. Jika masih bingung silakan lihat contoh amplop lamaran kerja seperti gambar featured di atas. 

amplop lamaran kerja