Ceramah Ramadhan 2018 Hari 4: “Persiapan, Pengertian, dan Amalan Bulan Ramadhan”

Ceramah Ramadhan 2018 Hari 4: "Persiapan, Pengertian, dan Amalan Bulan Ramadhan"

0 6.407

Tiada kata dan perasaan yang pantas kita lahirkan ketika menemui bulan suci Ramadhan kecuali dengan memuji Nya atas kenikmatan besar ini, dan tentunya dengan rasa senang.

Tidak sedikit manusia yang hari ini masih diberikan kedehatan, esoknya diberi cobaan sakit sehingga tidak bisa menjalankan dengan sempurna ibadah Ramadhan.

Baca juga ceramah ramadhan #3 “Memberntuk Kepribadian Muslim”

ilustrasi gambar persiapan ramadhan 2018
ilustrasi gambar persiapan ramadhan 2018

Persiapan Ramadhan

Untuk bisa meraih keistimewaaan dan keutamaan bulan ramadhan. Menjadi sangat penting bagi kita untuk melakukan berbagai persiapan untuk menyambutnya. Berikut beberapa persiapan yang kami kutip dari “panduan ibdah ramadhan” yang diterbitkan oleh IKADI.

 

  1. Persiapan ma’nawiyah (spiritual)
  2. Persiapan Fikriyah (akal)
  3. Persiapan jasadiyah (fisik) dan maaliyah (materi)

Pengertian Ramadhan

Fiqih Shiyam merupakan buku fiqih karya Syaikh Dr Yusuf Qardhawi yang khusus membahas puasa. Dalam buku ini disebutkan pengertian puasa secara bahasa (etimologi) dan secara istilah (terminologi).

Puasa dalam Al Quran dan Sunnah berarti meninggalkan dan menahan diri. Dengan kata lain menahan dan mencegah diri dari memenuhi hal-hal yang boleh meliputi keinginan perut dan keinginan kelamin dengan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sedangkan pengertian puasa secara syar’i berarti menahan dan mencegah diri secara sadar dari makan, minum, berhubungan dan hal-hal sejenisnya selama sehari penuh yakni sejak munculnya fajar hingga terbenamnya matahari dengan niat memenuhi perintah dan taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (sumber : bersamadakwah)

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah : 183)

Allah menyeru dengan panggilan iman. Sekali lagi, Allah menyeru dengan panggilan iman. Lalu, Allah menegaskan di akhir ayat ini Allah menegaskan tujuan akhir dari ibadah puasa yang telah diwajibkan ini, yaitu “agar kamu bertakwa.”

Sifat orang bertakwa adalah wara’ (berhati-hati). Ia selalu memuhasabahi dirinya sendiri. Setiap hendak melakukan atau mengucapkan sesuatu, ia akan berpikir apakah yang akan aku lakukan atau katakan ini baik atau tidak. Apakah itu bernilai dosa?

Kita berdoa, semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang bisa mempertebal ketakwaan kepada Allah selama bulan Ramadhan ini. Bagi orang yang beriman, derajat takwa adalah impian tertinggi. Sebab orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.

ilustrasi gambar persiapan ramadhan 2018Amalan Ramadhan

  1. Berpuasa
  2. Menghidupkan malam dengan shalat (qiyam Ramadhan)
  3. Berinfaq, bershodaqah, dan memberi buka puasa
  4. Banyak membaca Al-Quran
  5. Bertaubat
  6. Memperhatikan aktifitas sosial dan dakwah
  7. Meningkatkan ibadah pada 10 hari terakhir

____________________________________________
Demikian kumpulan ceramah ramadhan sebagai bekal ramadhan kita, tidak lain sebagai pengingat dan jika ada kesalahan atau kata kata yang tidak sesuai bisa disampaikan melalui kontak kami, dengan harapan bisa memperbaiki tulisan diatas

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.