Mengenal Jenis, Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Tulang

Mengenal Jenis, Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Tulang

0 1.064

Kanker tulang adalah jenis kanker yang menyerang organ tubuh bagian tulang. Penyakit jenis ini dapat diidap oleh usia anak hingga dewasa. Kanker tulang sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu kanker tulang primer dan sekunder. Dinamakan kanker tulang primer saat kanker tersebut muncul dan berkembang langsung di dalam tulang. Sedangkan kanker tulang sekunder adalah kanker yang berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar ke tulang-tulang.

Dibandingkan dengan penderita jenis kanker yang lain, prosentase jumlah penderita penyakit kanker tulang terbilang lebih sedikit karena hanya sekitar 0,2% dari keseluruhan penderita penyakit kanker.

Menurut penelitian, setiap tahunnya hanya sekitar 2890 orang di seluruh dunia yang yang didiagnosa mengidap kanker tulang, dan dari jumlah tersebut sekitar 1410 orang meninggal karena penyakit ini.(faktakankercom)

 

Kanker tulang primer terbagi atas 3 jenis, yakni:

Osteosarcoma
Kanker tulang yang kerap menyerang lengan bagian atas dan lutut ini, sel-sel kankernya berasal dari jaringan osteoid yang terdapat pada tulang.

Chondrosarcoma
Kanker tulang ini kerapkali menyerang bagian panggul, bahu, serta kaki bagian atas. Sel-sel kanker bersumber dari jaringan tulang rawan.

Ewing Sarkoma
Kanker tulang ini sel-selnya bersumber dari jaringan syaraf primitif pada jaringan lunak ( jaringan fibrosa, otot, pembuluh darah, lemak, serta jaringan pendukung lainnya) dan tulang. Bagian tubuh yang diserang pada umumnya tulang lengan dan kaki, serta tulang panggul dan tulang punggung.

 

Baca Juga : “Keluhan, Terapi, Pencegahan dan Pengertian Penyakit Hepatitis.”

Gejala Kanker Tulang

Gejala awal lainnya berupa benjolan yang muncul pada permukaan tulang, terjadinya peradangan, rasa lelah yang berlebihan, turunnya berat badan, turunnya kemampuan beraktifitas, serta bengkak dan rasa sakit yang terus menerus pada bagian persendian tulang.

Bermula dari gejala awal itulah kanker tulang terus berkembang melalui beberapa fase atau tahapan dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1. Rasa Sakit / Nyeri Berkepanjangan Pada Tulang

Ciri-ciri kanker tulang yang paling mudah dideteksi adalah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, utamanya bagian punggung dan leher disertai dengan gejala lainnya seperti rasa nyeri dan ngilu. Rasa sakit tersebut tidak hanya berhenti pada bagian tulang belakang saja, tapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain. Penyebaran tersebut dipengaruhi oleh tempat pertumbuhan abnormal. Jika sel-sel kanker hanya menyebabkan iritasi dan peradangan kecil, maka rasa sakit pada umumnya hanya muncul di bagian belakang tubuh. Namun jika syaraf ditekan oleh sel-sel kanker, maka rasa sakit akan menyebar ke bagian-bagian yang menjadi tempat penyebaran sel kanker tersebut.

 

2. Turunnya Kemampuan Beraktifitas

Ciri ciri kanker tulang yang selanjutnya adalah akan mempengaruhi aktifitas anda. Sel-sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat, dapat membuat kemampuan seseorang dalam beraktifitas menurun. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya gangguan terhadap tulang belakang terutama pada impuls-impulsnya. Karena saat kanker memicu terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain tidak lagi dapat berjalan dengan maksimal, sehingga kaki terasa sulit untuk dipakai berjalan, tangan terasa kaku untuk dipakai berpegangan atau meraih sesuatu, dan gejala-gejala lainnya.

3. Kepekaan Menurun

Sensasi sentuhan juga semakin melemah disebabkan peradangan, tekanan dan pengaruh kanker tulang belakang, karena syaraf pusat berada pada bagian sumsung tulang belakang. Karena menurunnya kepekaan inilah maka penderita kanker tulang mulai sulit untuk dapat merasakan suhu yang panas atau dingin saat menyentuh sesuatu, sama halnya dengan menurunnya kemampuan otak saat berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain.

4. Inkontinensia

Gejala inkontinensia hampir sama dengan menurunnya kemampuan beraktifitas, hanya saja gejala ini berakibat pada hilangnya kemampuan seseorang dalam mengontrol kinreja dari usus serta kandung kemih disebabkan karena impuls impuls syaraf yang terganggu.

5. Kelumpuhan

Pada stadium tertentu, seseorang yang terkena kanker tulang dapat mengalami kelumpuhan, baik pada salah satu, beberapa, atau bahkan pada keseluruhan anggota badan, tergantung dari lokasi dan ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, karena syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara keseluruhan.

6. Pembengkakan

Anda mungkin mengalami rasa sakit di sekitar terjadinya kanker, dan mungkin akan menunjukkan pembengkakan pada tulang, benjolan atau ada sesuatu yang ada di dalamnya.

7. Fraktur

Sel kanker dapat melemahkan tulang, dan ini kadang-kadang menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi pada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

8. Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan kelelahan yang menyertai nyeri tulang mungkin merupakan tanda dari kanker tulang. Gejala lain, seperti kesulitan bernapas, mungkin berkembang jika kanker telah menyebar ke organ lain.

Baca Juga : “Kenali Gejala, Bahaya dan Pengobatan Kanker Lidah, Mirip Sariawan.”

Penyebab Kanker Tulang

  1. Faktor Usia
  2. Memiliki Keluarga dengan Riwayat Penyakit Kanker
  3. Faktor Genetik
  4. Bayi lahir dengan hernia
  5. Etnis
  6. Cedera
  7. Penyakit Tulang Lainnya
  • Penyakit Paget: Jika Anda memiliki riwayat penyakit Paget pada tulang, maka Anda berisiko lebih tinggi terkena osteosarkoma. Hal tersebut sering terjadi pada orang yang berusia lebih dari 60 tahun.
  • Chondroma atau osteochondroma: Jika Anda pernah menderita tumor tulang non kanker (jinak) yang disebut chondroma atau osteochondroma, maka Anda berisiko tinggi terkena kanker tulang chondrosarcoma.
  • Penyakit Ollier: Penyakit langka yang ditandai dengan pertumbuhan tulang abnormal ini juga meningkatkan risiko pengembangan chondrosarcoma. Penderita penyakit Ollier mengembangkan banyak tumor non-kanker (jinak) di tulang mereka. Sekitar 40% dari semua penderita penyakit ini dapat mengembangkan kanker tulang chondrosarcoma.
  • Sindrom Maffucci: merupakan kondisi medis yang mirip dengan penyakit Ollier. Penderita sindrom Maffucci memiliki tumor non kanker di tulang mereka dan juga tulang tetap berbentuk normal. Sebanyak 60% dari semua penderita sindrom Maffucci (60%) dapat mengembangkan kanker tulang chondrosarcoma.

Pengobatan Kanker Tulang

Jika seseorang memang dipastikan menderita kanker tulang, maka langkah-langkah pengobatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

  1. Pembedahan

Pembedahan dilakukan jika kanker masih belum terlalu menyebar. Upaya pembedahan sendiri terdiri atas 3 jenis, yakni:

  • Kuretase atau memotong bagian dinding tulang yang terserang kanker, serta menguret bersih seluruh jaringan tumor yang ada, reseksi
  • Reseksi, yakni mengangkat tumor yang keluar dari tulang dengan melakukan pembedahan dari dalam.
  • Amputasi, adalah memotong keseluruhan bagian daru tulang yang menjadi tempat pertumbuhan tumor.
  1. Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan cara memasukkan obat tertentu yang memiliki kemampuan dalam membunuh sel-sel kanker yang membelah diri dengan sangat cepat.

  1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan cara menyinari atau memberikan energi tertentu guna mengurangi atau mengecilkan sel-sel kanker dengan cara merusal DNA dari sel tersebut sehingga tidak memiliki kemampuan lagi untuk berkembang.

Kanker tulang memang tergolong penyakit yang langka, namun mengingat besarnya risiko bagi para penderita, maka sebisa mungkin bagi siapa saja untuk senantiasa mencegah, mengetahui gejala dan ciri-cirinya, serta melakukan pengobatan sedini mungkin sebelum penyakit kanker yang satu ini semakin berkembang dan berakibat fatal.

Demikian sedikit ulasan “Mengenal Jenis, Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Tulang,” semoga bermanfaat

Sumber: Mediskus, Faktakanker, Alodokter

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.