Mengenal Manfaat Brokoli, Cara Budidaya dan Resep Masakannya

Mengenal Manfaat Brokoli, Cara Budidaya dan Resep Masakannya

0 128

Brokoli (Brassica oleracea L. Kelompok Italica) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan.

Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli paling mirip dengan kembang kol, namun brokoli berwarna hijau, sedangkan kembang kol putih.

Cara menanam brokoli adalah disemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Masa panen adalah 55- 100 hari (tergantung varietas).

Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin.

Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. Cara terbaik dalam mengolah brokoli adalah dengan cara dikukus. Hal ini bertujuan agar segala vitamin dan nutrisi penting di dalamnya tidak hilang selama proses pemasakan. Merebus brokoli akan menghilangkan sekitar 50 % asam folat yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, jika ingin mengolah brokoli dengan cara direbus, sebaiknya brokoli tidak direbus terlalu lama, kira-kira tidak lebih dari 5 menit. Brokoli mengandung vitamin C dan serat makanan dalam jumlah banyak. Brokoli juga mengandung senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Selain itu, brokoli mengandung senyawaan isotiosianat yang, sebagaimana sulforafana, ditengarai memiliki aktivitas antikanker[1].

Manfaat Brokoli

Manfaat brokoli terbukti sangat banyak diantaranya untuk kesehatan mata dan saraf dan ikut mengurangi tekanan darah. Disamping itu kandungan kalsium dan vitamin K yang tinggi membuat sayur brokoli juga sangat baik untuk kesehatan tulang. Hal menarik lain dari sayuran hijau ini adalah manfaatnya untuk kesehatan kulit juga cukup besar.

Beberapa manfaat brokoli :

1. Dengan kandungan serat, brokoli sangat bermanfaat untuk mendukung program diet sehat. Karena dapat menurunkan berat badan.

2. Dengan kandungan glucoraphanin yang sangat tinggi, brokoli sangat bermanfaat untuk mencegah dan mengobati penyakit jantung.

3. Dengan kandungan vitamin A yang terdapat pada brokoli, maka sangat efektif untuk mempertajam penglihatan mata.

4. Dengan kandungan vitamin C dan E, maka brokoli sangat bermanfaat untuk menjaga dan merawat kesehatan kulit.

5. Brokoli mampu menjaga kesehatan pencernaan.

6. Dengan kandungan vitamin B6, maka brokoli sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskuler.

7. Dengan kandungan kalium dan magnesium, maka brokoli sangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

8. Brokoli sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

9. Brokoli mampu mencegah depresi yang berlebihan.

10. Mampu mencegah dan mengobati penyakit kanker, tumor ataupun kista.

11. Mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.

12. Mampu menjaga kesehatan sistem saraf pusat (otak).

13. Mampu meningkatkan intelektualitas atau kecerdasan.

14. Mampu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

15. Mampu mengendalikan kadar gula dalam darah secara lebih baik.

16. Mampu mencegah dan mengobati penyakit alzheimer.

17. Mampu mengobati penyakit saluran pernapasan seperti asma dan lainya.

18. Mampu mencegah segala macam radikal bebas.

19. Mampu mengurangi peradangan atau rasa sakit.

20. Sangat baik untuk memberi nutrisi ibu hamil, bayi ataupun balita.

 

 

Cara Budidaya Brokoli 

1. Menyiapkan Media Tanam

Lahan untuk menanam brokoli tentunya harus dibersihkan dari sisa-sisa akar tanaman lainnya atau kotoran lainnya seperti beling atau batu. Selanjutnya tanah dibajak atau dicangkul supaya gembur. Kemudian buatlah tumpukan tanah yang memanjang dengan lebar hingga 100 cm di atas lahan tanam brokoli. Tinggi yang ideal untuk tumpukan tanah tersebut yaitu 35 cm dengan jarak sekitar 40 cm antar tumpukan tanah tersebut.

2. Pembenihan

Benih harus disterilisasi dengan direndam ke dalam air panas bersuhu 55 derajat Celcius selama 15 – 30 menit. Cara lain yang dapat dilakukan adalah merendam benih ke dalam larutan fungisida dengan dosis yang pas.

Benih yang disterilisasi dapat diseleksi dengan merendam biji benih ke dalam air. Benih yang baik dapat tenggelam saat direndam, sedangkn benih yang jelek akan mengapung di dalam air. Benih yang baik nantinya direndam selama 12 jam atau sampai benih terlihat pecah. Mengapa demikian? Tujuannya agar benih lebih cepat berkecambah.

3.Persemaian

Tempat persemaian benih dilakukan di bedengan. Bagaimana cara membuat bedengan? Tanah dicangkul sampai kedalaman 30 cm. Kemudian buat bedengan dengan lebar 110 hingga 120 cm dan panjangnya sesuai kebutuhan. Persemaian dapat dilakukan dengan menyebar benih di atas bedengan atau dengan memakai plastik polybag.

Media semainya yaitu campuran tanah halus dan ayakan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2 atau 1:1. Setelah media tanam sudah siap, Anda dapat memasukkan benih satu per satu ke dalam polibag yang telah diisi dengan bedengan sedalam 0,2 – 1,0 cm dan tutup tipis dengan tanah atau pupuk kandang. Siram benih tersebut pada pagi dan sore, lalu tutup dengan daun pisang agar lembab sehingga kecambah cepat tumbuh. Begitu kecambah sudah tumbuh, daun pisang dapat dibuang.

4. Bibit Mulai Ditanam

Penanaman bibit brokoli dilakukan dengan memindahkan bibit-bibit yang siap tanam ke atas tumpukan tanah yang telah dipersiapkan sebelumnya. Penanaman diberi jarak antar tanaman yang satu dengan yang lain sekitar 50 cm x 50 cm. Cara menanam bibit-bibit tersebut dengan memasukkan akar ke dalam tanah dengan hati-hati agar akar dan daun tidak rusak

5. Penyulaman

Penyulaman tanaman brokoli sebaiknya dilakukan sebelum tanaman berumur dua minggu yang fungsinya untuk menyulam atau mengganti tanaman yang sudah mati.

6. Perempelan

Untuk menghasilkan bunga yang dengan kualitas dan ukuran lebih optimal, tahap perempelan ini harus anda lakukan sejak awal. Setelah masa bunga terbentuk, ikat daun–daun yang sudah tua sehingga bunga bisa terlindung dari matahari. Penutupan ini agar warna bunga tetap putih.

7. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat dibasmi dengan penggunaan benih yang bebas penyakit. Caranya dengan merendam benih ke dalam air panas atau direndam ke dalam cairan vfungisida/ bakterisida selama 15 menit. Pengendalian hama dari tanaman brokoli juga bisa diatasi dengan beberapa cara, diantaranya: sanitasi kebun, menanam kultivar atau varietas yang tahan penyakit, rotasi tanaman, dan sterilisasi media semai.

Hal ini harus dilakukan untuk menghindari tanaman dari kerusakan tanaman atau gigitan serangga. Anda juga bisa mengatasinya dengan mencabut tanaman yang terserang penyakit dan pengapuran pada tanah masam. Sedangkan untuk mencegah serangan penyakit dapat menyemprotkan pestisida walau belum ada gejala serangan hama setiap 2 minggu sekali.

8. Penyiangan

Setelah 7 – 10 hari masa tanam, brokoli baru sesuai untuk masuk tahap penyiangan. Hal ini dilakukan serentak dengan penggemburan tanah dan pemupukan. Penyiangan kedua dilakukan pada 20 hari kemudian setelah tanam. Penyiangan ketiga dilakukan pada 30 hingga 35 hari setelah masa tanam. Anda harus telaten saat melakukan penyiangan dan penggemburan. Jangan lakukan terlalu dalam agar akar tidak rusak. Setelah itu, proses penyiangan ini harus berheti pada masa akhir pertumbuhan vegetatif.

9. Pemupukan tambahan

Pemupukan susulan dilakukan pada waktu-waktu berikut ini: satu minggu pertama, tiga minggu selanjutnya, dan lima minggu setelah tanam. Pupuk susulan ini sebaiknya diberikan di sekitar tanaman dengan jarak 10 – 15 cm dari batang tanaman. Dosis pemupukan yaitu pada 1 minggu menggunakan Urea / ZA 44 kg + TSP 93 kg + KCL 45 kg. Pada 3 minggu menggunakan Urea / ZA 44 kg + TSP 93 kg + KCL 45 kg. Pada 5 minggu menggunakan Urea / ZA 44 kg + TSP 93 kg + KCL 45 kg. Dosis ini digunakan untuk setiap satu hektar lahan yang ditanami brokoli
10. Penyiraman atau Pengairan

Pada masa pembentukan bunga, tanah harus selalu dijaga kelembabannya agar tetap dalam keadaan basah. Lakukan penyiraman sebanyak 2 hingga 4 kali dalam seminggu atau tergantung kondisi tanahnya dalam seminggu.

11. Panen dan Pasca Panen

Cara menanam brokoli pada tahap terakhir adalah tahap panen. Waktu panen yang baik untuk brokoli adalah saat tanaman sudah telah berusia lima puluh lima sampai seratus hari karena pada saat itu tanaman brokoli telah mencapai ukuran maksimal.

Proses panen brokoli ini dilakukan berdasarkan ukuran diameter kepala bunga. Brokoli yang bisa dipanen jika ukurannya sudah mencapai 30 cm, 25 – 30 cm, 20 – 25, dan 15 – 20 cm. Setelah itu brokoli bisa dipanen dengan cara yang benar dan letakkan brokoli di tempat yang teduh sebelum dilakukan proses selanjutnya yaitu proses penyortiran. Untuk penyimpanan, letakkan di ruang gelap dengan temperatur 200 derajat Celcius dengan kelembaban 75 -85 %. Bisa juga disimpan di dalam kamar dingin dengan temperatur 440 derajat Celcius dengan kelembaban 85 -95 %.

 

Resep Masakan berbahan Brokoli

Stir-Fry Chicken With Broccoli and Mushroom

Bahan-bahan:

  • 1 bonggol brokoli
  • 150 gram fillet ayam, potong-potong
  • Jamur, kamu bisa menggunakan jamur kesukaanmu
  • 3 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah, bisa pakai bawang bombay juga
  • Secukupnya garam, merica dan gula
  • Secukupnya penyedap rasa
  • Minyak goreng untuk menumis, bisa pakai olive oil

Cara Membuat:

  • Marinasi ayam yang telah dipotong dengan menggunakan garam dan merica, diamkan selama 20 menit,
  • Siapkan wajan dan panaskan minyak goreng,
  • Tumis ayam yang telah dimarinasi tadi selama kurang lebih 3 menit, lalu angkat dan sisihkan,
  • Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, tambahkan brokoli, aduk rata,
  • Masukkan ayam dan jamur, tambahkan sedikit air, aduk rata kembali,
  • Tambahkan garam, merica, gula dan penyedap rasa, koreksi rasa,
  • Dan, resep brokoli siap disajikan.

 

 

Demikian ulasan “Mengenal Manfaat Brokoli, Cara Budidaya dan Resep Masakannya,” semoga bermanfaat,

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.