Profil Calon DPD RI Pada Pileg 2019 H. Najib Hamid, M.Si

Profil Calon DPD RI Pada Pileg 2019 H. Najib Hamid, M.Si

0 64

Tokoh Muhammadiyah Jawa Timur H. Najib Hamid, M.Si secara resmi ditetapkan sebagai calon Legislatif (Caleg) pada Pileg 2019 mendatang. Najib Hamid lahir di Lamongan tahun 1964, beliau pernah mengabdikan dirinya menjadi anggota Bawaslu Jawa Timur dan juga KPU Jawa Timur. Dengan pengalamannya diberbagai organisasi tersebut, Najib bertekad memajukan Indonesia terutama Jawa Timur dengan maju menjadi Caleg Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tahun depan.

“Jawa Timur ini kampung halaman, sekaligus medan perjuangan untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan di bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan, dan pendidikan. tidak mengherankan jika kiprah saya telah banyak menginspirasi dan mewarnai perkembangan Jawa Timur,” ucap Najib.

Diceritakan Najib, Jawa Timur adalah provinsi dengan penduduk terbesar kedua di Indonesia, yang dihuni lebih dari 15 persen dari penduduk Indonesia. Lokasi di ujung timur pulau Jawa, Jawa Timur menjadi centrum sekaligus emporium bagi wilayah Timur Indonesia. Sehingga sudah semestinya Jawa Timur memiliki sarana dan prasarana maupun di bidang sosial kemasyarakatan lebih unggul dari wilayah lain.

“Dengan keunggulan potensi sumber SDM,SDA sampai geo strategis yang besar, ternyata Jawa Timur masih menyediakan permasalahan begitu komplek,” sebutnya.

Menurutnya, permasalahan itu dimulai dari kesenjangan pembangunan antar daerah, angka kemiskinan riil yang tinggi, pengangguran yang kian besar, korupsi yang semakin kronik, banyak pembangunan ekonomi ngawur, sampai pengelolaan lingkungan yang masih jauh dari ekspektasi masyarakat. Pasalnya selaras dengan tuntunan perkembangan dan laju modernitas, tantangan tentu akan semakin kompleks.

Sehingga dibutuhkan kemampuan untuk mengikuti dinamika dan perubahan zaman, indikator pemerintah semakin rigit, sehingga semua provinsi berlomba menjadi yang paling unggul, termasuk Jawa Timur membutuhkan lompatan atau percepatan untuk mengejar laju perubahan dalam lintasan kompetisi.

“Dengan kondisi inilah, dibutuhkan sosok wakil daerah yang mampu dengan tegas memutuskan, lantang menyuarakan, dan nurani yang hangat serta dekat dengan rakyat. Sosok yang memahami Jawa Timur, teruji loyalitasnya teruji dan pemikiran inovatif, membuat saya mencalonkan sebagai anggota DPD RI mewakili Jawa Timur,” ungkap Najib Caleg DPD RI nomor urut 41 itu.

Figur yang paling tepat untuk Jawa Timur dewasa ini, dirasa dimiliki Nasib. Sebab sederet pengabdian Nadjib dimulai dari Wakil Ketua MUI Jatim, Wakil FKUB, anggota KPU, Panwalu, tenaga ahli DPRD. Bahkan ia aktif diberbagai organisasi sosial masyarakat membuktikan keistikomahannya dalam memberi sumbangsih bagi tanahairnya.

Kecendikawanaannya (Najib) dipadu dengan karakter santun, serta religious membuatnya sering menghiasi mimbar ilmiah di Jawa Timur dan memiliki jaringan nasional yang kuat dan relasi yang luas. Najib yang juga ulama Kharismatik ini, menempuh pendidikan di MI, MTs hingga MA di Lamongan. “Ke depan bisa mewujudkan Jawa Timur yang unggul, sejahtera,dan berkeadilan. Mengabdi sepenuh hati, membangun inovasi,” terangnya.

Dari pendidikan islam inilah membentuk Nadjib sebagai pribadi yang cerdas, santun dan religius. Nadjib menilai, pendidikan menjadi sarana untuk membawa masyarakat menuju kemuliaan, dengan semangat tersebut ia juga sedang menempuh pendidikan doktor (S3) jurusan Dirasah Islamiyah (hukum islam).

Selain menguasai pendidikan, Najib juga sempat mengabdikan dirinya menjadi Bawaslu Jawa Timur pada tahun 2003 dan di KPU Jawa Timur 2008–2014 telah berhasil mengawal Pemilu sampai mampu menekan kecurangan. Meskipun godaan dan tantangan menghampiri Najib, namun dengan kejujuran yang telah tertanam kuat. Serta komitmen integritas, ia berhasil mengemban amanah dengan sukses dan tidak pernah tersangkut kecurangan Pemilu.

“Pemilu merupakan proses demokrasi yang melahirkan pimpinan daerah di negeri ini, maka proses proses pemilu harus didampingi dengan segenap tekat yang kuat agar berjalan tanpa kecurangan,” pesannya.

Ditambahkan, untuk mewujudkan Jawa Timur yang unggul, sejahtera,dan berkeadilan, Najib memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Jawa Timur dengan segala keunggulan potensi harus menjadi provinsi yang unggul. Keunggulan ini terletak dari daya saing serta pencapaian indikator pembangunan yang ditetapkan pemerintah.

“Dengan keunggulan ini, Jawa Timur terus menjadi trend setter serta centrum bagi wilayah Indonesia bagian timur. Esensi tujuan penyelenggaraan pemerintah adalah mencapai kesejahteraan rakyat. Program pembangunan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil, bukan segelintir kolongmerat harus diutamakan,” imbuhnya.

Selain itu, menolong yang lemah, membimbing rintisan dan mensuport yang kuat, harus dilakukan dengan prinsip Jawa Timur makmur bersama. Pasalnya saat ini Jawa Timur sedang menjadi sorotan nasional, karena korupsi yang merajalela menggerogoti tubuh pemerintah, karena kondisi ini pelan-pelan akan melahap keadilan rakyat.

“Penguasa yang terbeli, akan berlaku berat sebelah. Diperlukan penyembuhan total hingga tercipta pemerintahan yang berasih dari hingga marwah pemerintah kembali tegak dan keadilan sebagai muaran pemerintah dapat diwujudkan,” tuturnya.

Saat menjadi Tenaga Ahli Komisi C DPRD Jatim pada tahun 2015 serta tenaga Tenaga Ahli Bawaslu Jatim pada tahun 2016, ia melihat ketimpangan pembangunan antar kabupaten di Jawa Timur yang masih tinggi. Termasuk banyak masyarakat yang masih harus berjuang dengan sekuat tenaga untuk mencukupi kebutuhan dasar. Bahkan di beberapa daerah sebagian rakyat bahkan sampai harus mengadu nasib bekerja di negeri orang, karena di daerahnya tidak mendapatkan kesempatan memperoleh penghidupan yang layak.

“Keprihatinan akan kondisi ini membuat saya, menginisiasi program ekonomi ‘pinjaman tanpa bunga dan agunan’ bagi pendagang dan petani kecil. Ternyata sentuhan ini membut mereka perlahan lepas dari jeratan lintah darat, sehingga kesempatan untuk mengembangkan usaha semakin besar. Potensi Jawa Timur semestinya sangat cukup untuk membuat rakyat sejahtera,” sebut Najib.

Ditambahkan, ia menaruh empati besar terhadap akses pendidikan tinggi yang masih belum merata, belum lagi eksitensi sekolah sinergi pemerintah dengan swasta belum terjamin harmonis. Selain pendidikan, akses kesehatan juga sangat penting untuk menjangkau ke masyarakat lebih dalam. Ia berkerjasama dengan banyak elemen melakukan pengobatan gratis, bantuan air bersih, penyemprotan DBD serta penumbuhkembangan budaya hidup bersih dan sehat.

“Semangat serta kondisi inilah yang mendorong berbulat tekad untuk berbakti dan mengabdi lebih nyata dan lebih luas untuk memperjuangkan rakyat Jawa Timur,” pungkasnya.

 

MISI

1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia(SDM) yang berkualitas dan berdaya saing melalui Pelayanan pendidikan dan kesehatan yang unggul berbasis nilai-nilai agama dan budaya.
2. Meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat untuk memperkuat Perekonomian daerah melalui pendampingan ,perlindungan dan perluasan kesempatan berusaha, optimalisasi potensi-potensi unggulan daerah, pengembangan ekonomi kreatif dan iklim usaha yang kondusif dan berberkeadilan.
3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan pelayanan prima berbasis teknologi informasi.
4. Mewujudkan wilayah Jawa Timur yang aman dan nyaman melalui perencanaan tata
ruang, pembangunan infrastruktur serta pengendalian pemanfaatan ruang yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.

PROGRAM 

1. Mensinergikan peran penyelenggaraan pendidikan pemerintah dengan swasta,pemerataan Pendidikan di setiap jenjang pendiddikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
2. Mendorong usaha ekonomi rintisan dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil dengan memberikan motivasi ,dorongan, bantuan, bimbingan akses pasar,hingga jaminan kompetensi yang adil.
3. Membangun infrastruktur untuk mempercepat keadilan sosial dan ekonomi yang berdampakpada pengguatan daya saing wilayah, dengan prinsip kolabrasi dan sinergi dengan wilayah lain.
4. Sosialisasi Clean Government,pendampingan, serta sistem monitoring yang visible untuk mencapai pemerintahan yang bersih.
5. Memberi pelayanan pemerintahan sesuai karakteristik daerah dengan prinsip efektif dan efesian .
6. Membangun infrastruktur wilayah propinsi yangmemadai dengan prinsip efektif dan efesien .
7. Memperjuangkan program pembangunan Jawa Timur dari pemerintah Pusat, serta senantiasa siap menjadi corong aspirasi seluruh rakyat Jawa Timur.

 

 

Demikian sedikit ulasan “Profil Calon DPD RI Pada Pileg 2019 H. Najib Hamid, M.Si,” semoga bermanfaat.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.