Biografi Pahlawan Andi Abdullah Bau Massepe

Letnan Jenderal TNI Andi Abdullah Bau Massepe adalah putra dari Andi Mappanyukki (salah satu pahlawan Nasional dari Sulawesi Selatan) dan ibunya Besse Arung Bulo (putri Raja Sidenreng, anak dari La Sadapotto Addatuang Sidenreng dengan Baeda Addatuang Sawitto). Beliau merupakan pejuang heroik yang lahir di Massepe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, pada tahun 1918.

Andi Abdullah Bau Massepe tercatat sebagai pewaris tahta dari dua kerajaan besar di Sulawesi Selatan yaitu Kerajaan Bone dan Gowa. Ia juga merupakan pewaris tahta dari lima kerajaan di sebelah barat Danau Sidenreng yaitu Suppa, Allita, Sidenreng Rappang dan Sawito.

Beliau pernah menjabat Datu Suppa tahun 1940, Bunken Kanrekan Pare-Pare, Ketua Organisasi SUDARA Pare-PAre, Ketua Pusat Keselamatan Rakyat Penasehat Pemuda atau Pandu Nasional Indonesia, Ketua Umum BPRI, dan juga tercatat sebagai Panglima pertama TRI Divisi Hasanuddin dengan pangkat Letnan Jendral.

Andi Abdullah Bau Massepe wafat karena ditembak pasukan Mayor Raymond Westerling- Korps Baret Merah Belanda pada tanggal 2 Februari 1947 setelah ditahan selama 160 hari. Makam beliau dapat ditemukan di Taman Makam Pahlawan kota Pare-Pare. Meninggal pada usia 29 tahun.

Beliau mendapat anugrah pahlawan nasional saat masa Presiden Susilo bambang Yudhoyono 9 November 2005.

Pahlwan Nasional