India Kembali Luncurkan Satelit Pengawas Perbatasan

Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) organisasi badan antariksa milik India bersiap kembali menuntaskan misi barunya untuk meluncurkan orbitnya dengan beberapa program yang dijadwalkan untuk November dan Desember 2020.

Perlu diketahui pembaca bahwa pada lalu India tercatat sudah meluncurkan 88 satelit di luar angkasa, sementara Indonesia baru 24 satelit.

ISRO berencana meluncurkan Kendaraan Peluncuran Satelit Kecil (SSLV) baru pada penerbangan uji pertama sebelum Desember.

SSLV akan membantu ISRO meluncurkan satelit lebih ringan dengan mudah dan memiliki kemampuan untuk disatukan dalam waktu sepekan. Proses peluncuran satelit pertama ISRO pada 2020 telah ditunda karena pandemi Covid-19 sejak Februari lalu.

Baca juga “Daftar Satelit Indonesia Di Luar Angkasa.”

Peluncuran dilakukan menggunakan PSLV-C49, kendaraan peluncur yang akan membawa satelit observasi bumi canggih Risat-2BR2 untuk meningkatkan kemampuan pengawasan perbatasan India. The Eurasian Times melansir satelit dapat beroperasi siang dan malam, serta memiliki kemampuan beroperasi dalam segala kondisi cuaca.

Saat ini, India terlibat dalam konflik dengan China di perbatasan Ladakh. Satelit itu diharapkan dapat membantu angkatan bersenjata dalam pengawasan di sepanjang location area code (LAC). PSLV-C49 juga akan membawa 10 satelit komersial asing lain.

Chief ISRO, K. Sivan, mengatakan PSLV C49 sedang disiapkan untuk peluncuran pada awal November mendatang. Mengutip Space News pada Rabu (14/10), peluncuran dari Satich Dhawan Space Center akan mengirimkan satelit pencitraan radar Risat-2BR2 seberat 615 kilogram ke orbit Bumi yang rendah.

Sebanyak empat satelit untuk rilis pemetaan frekuensi radio Kleos Space dan sejumlah satelit Lemur 2 untuk Spire Global juga akan ikut dalam penerbangan tersebut. Peluncuran yang sebelumnya dijadwalkan pada akhir 2019 itu akan menjadi yang pertama di India pada tahun ini.

satelit