Penyebab Perceraian Rumah Tangga yang Sering Terjadi

Masalah perceraian dalam rumah tangga adalah hal yang sering terjadi di masyarakat, bahkan di beberapa daerah banyak korban perceraian yang masih berumur sangat muda, ada banyak sekali penyebab perceraian.

Walaupun secara agama diperbolehkan namun sekaligus masalah ini juga dibenci oleh Allah. Saati ini berkembang kasus perceraian tidak hanya terjadi di kalangan artis tetapi juga di kalangan masyarakat biasa.

Masalah perceraian seharusnya menjadi masalah yang serius dalam sebuah rumah tangga, hal ini tidak boleh diremehkan. Setidaknya sebelum atau selama menikah kedua pasangan selalu update pengetahuan tentang bahaya perceraian ini.

Dampak dari perceraian bukan hanya melibatkan kedua belah pihak, suami dan istri, tetapi juga anak-anak dan keluarga besar mereka. Nah, berikut ini adalah beberapa penyebab perceraian yang umumnya terjadi dalam sebuah keluarga:

Minimnya Ekonomi

Minimnya ekonomi menjadi penyebab perceraian yang sering terjadi saat ini. Hidup dalam kekurangan membutuhkan kesabaran yang besar, banyak orang yang tidak kuasa bertahan dalam kekurangan, khususnya wanita. Ingatlah bahwa syarat utama untuk menjalin pernikahan adalah mempunyai pekerjaan layak dan ekonomi yang cukup. Jika keadaan ekonomi dalam rumah tangga semakin menipis, tentu akan menyebabkan banyak masalah baru sehingga menimbulkan cek-cok antara suami istri.

Kesulitan untuk Mengomunikasikan Perasaan

Bagi seseorang yang terbiasa dengan situasi perbedaan pendapat dan perdebatan, mencari solusi bisa menjadi proses yang membutuhkan waktu. Berbeda dengan seseorang yang biasa hidup dengan penentuan keputusan oleh kepala keluarga. Kedua ideologi ini terbukti dapat menciptakan kekakuan dalam berdialog antarpasangan. Begitu pula jika seseorang menikmati perbincangan mengenai apa saja yang dirasakannya, sementara pasangannya bukanlah tipe orang yang suka meluangkan waktu untuk ngobrol, maka hal ini bukanlah pondasi yang baik untuk melestarikan hubungan pernikahan. Rusaknya kemampuan antarpasangan untuk menjalin komunikasi yang sehat dalam jangka panjang adalah salah satu penyebab perceraian tertinggi.

Perbedaan

Sering kali sebuah perbedaan menyebabkan seseorang melepas hubungan dengan orang lain tanpa tolerasi terlebih dahulu. Seharusnya perbedaan menjadikan seseorang mengerti kekurangan antar satu dengan lainnya dan mewujudkan solusi untuk bersatu dan saling mengisi, bukan menjadikan perpisahan dan perpecahan. Contoh perbedaan dalam sebuah pernikahan bisa karena perbedaan paham dan keyakinan, perbedaan ide serta pemikiran, sampai perbedaan status sosial masing-masing.

Terlibat Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah penyebab perceraian yang paling fatal. Efek dari perbuatan tercela ini adalah dasar dari hancurnya rasa kepercayaan yang dibangun sejak awal pernikahan. Tanpa adanya rasa kepercayaan antarpasangan, maka pernikahan tidak bisa dilanjutkan lagi.

Masalah Nafkah Batin

Nafkah batin atau seks adalah salah satu alasan penting mengapa seseorang melangsungkan pernikahan. Selain kebutuhan dhohir, kebutuhan batin pun harus terpenuhi agar keutuhan rumah tangga tetap terjaga. Terkadang ketidakpuasan dalam nafkah batin menyebabkan seseorang melakukan perselingkuhan, dan tentu titik fatal dari masalah ini adalah perceraian.

Tidak Menjadikan Pasangan Sebagai Sahabat

Menuliskan perasaan pribadi di media sosial atau membagi cerita pribadi pada teman tidak baik untuk membangun kepercayaan. Setidaknya, inilah yang dirasakan pasangan. Ia akan melihatnya sebagai seseorang yang tak bisa menjaga rahasia dan mengira dirinya tidak bisa dipercaya. Dalam jangka panjang, pasangan akan berusaha mencari perhatian dari orang lain dan justru akan memicu perselingkuhan.

Kurangnya Perhatian

Manusia memiliki watak senang diperhatikan, diakui, dicintai, dan disayangi. Jika dalam keluarga salah satu pasangan mendapatkan perhatian kurang, maka bunga kemesraan dalam rumah tangga pun akan layu. Dan tentu saja hal ini bisa memperbesar peluang perceraian antara keduanya.

Saling Curiga

Saling curiga juga bisa menjadi penyebab perceraian. Mencurigai pasangan adalah sebuah penyakit yang harus diobati karena ini akan menimbulkan prasangka buruk, menuduh, dan fitnah dalam keluarga. Sifat ini biasanya dimiliki oleh pasangan yang protektif.

Sering Bertengkar

Pertengkaran dalam rumah tangga pasti dialami oleh banyak orang. Pertengkaran kecil sebaiknya tidak dianggap remeh, apalagi jika watak keduanya (suami dan istri) mudah tersinggung dan sulit untuk berdamai, tentu ini akan sangat mudah untuk mengeluarkan kata-kata yang bernada perceraian. Jika pertengkaran suami istri sering terjadi, maka akan sangat mudah mereka untuk bercerai.

Intimidasi dan Tindak Kekerasan

Intimidasi atau perkataan kasar yang dilontarkan oleh suami kepada istri dapat mematikan keharmonisan dalam rumah tangga, apalagi jika sampai terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Seorang istri adalah manusia yang mempunyai perasaan dan hati, intimidasi dan kekerasan akan membuatnya lebih memilih memutuskan hubungan perkawinan daripada bertahan.

Sumber : gulalives

Comments (0)
Add Comment