Tadabur Surah Al Buruj: Bersumpah Dengan Gugusan Bintang

c. Hari Arafah

Allah juga bersumpah pada hari arafah bahwa hari ini adalah bagian terpenting pada rukun haji , dan hari ini juga memiliki daya spirit yang kuat bagi umat islam karena para orang yang berhaji mereka wukuf di arafah dan bagi yang di rumah disunnahkan untuk berpuasa , luar biasa tarbiyah Allah kepada orang yang beriman dimana hari itu adalah hari persaudaraan semua umat muslim.

Namun spirit yang ada pada hari itu merupakan hal yang tidak berkesan nampaknya bagi umat muslim, hal ini nampak para hujaj yang pulang tidak membawa spirit itu atau malah lupa akan hal ini.

Karena kita banyak menjumpai , negara indonesia paling banyak mensupali jama’ah haji akan tetapi loyalitas persaudaraan masih belum berubah, umat islam masih banyak yang apatis dengan sesama muslim,

Saling beradu kepentingan, tidakkah kita ingat bahwa Allah telah bersumpah dengan hari arafah yang memiliki makna penting dalam kehidupan umat islam?.

Kemudian Allah menceritakan kepada kita kisah seorang pemuda dalam mempertahankan ideologinya dihadapan tirani ketika itu.

Korelasi ayat (Munasabah)

Dalam study Al qur’an ada yang namanya Munasabah adalah keselarasan surat dan ayat Al qur’an, bahwa terdapat kedekatan dan keserupaan di antara surat dan ayat menyebabkan adanya hubungan antara satu surat dengan surat yang lain, antar ayat dengan ayat yang lain.

Kisah dalam surah al buruj ini sangat senada dengan spirit perjuangan pemuda dalam surah al kahfi yang bertutur tentang demonstrasi pemuda-pemuda yang menyuarakan kebenaran eksistensi Allah SWT sebagai tuhan semesta alam ,

Namun ada perbedaan ending dalam kisah ini dalam surah al buruj ini kemenagan pemuda ini adalah kemenangan opini manusia disekitarnya dan kisah pemuda kahfi kemenangan mereka adalah berhasil mempertahankan eksistensi Allah SWT di hati mereka dan menyuarakannya kepada tirani ketika itu, sebagaimana firman Allah SWT

Artinya : (ingatlah) tatkala Para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan Kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi Kami petunjuk yang Lurus dalam urusan Kami (ini).” Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu, yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu). Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, “Tuhan Kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; Kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, Sesungguhnya Kami kalau demikian telah mengucapkan Perkataan yang Amat jauh dari kebenaran”.(QS. Al kahfi: 10-14)

Al BurujAl QuranTadabur
Comments (0)
Add Comment