Bacaan Semua Kalangan

Inilah 8 Daftar Barang Baru Saat Pertama Masuk Sekolah

0

Hari ini Senin 15 Juli 2019 merupakan hari pertama kalender pendidikan untuk semester awal. Alias para siswa segera masuk sekolah. Dan ini berlaku bagi sebagian besar sekolah di Indonesia. Setelah liburan semesteran ditambah hari raya yang panjang.

Ada sebuah tradisi atau kebiasaan orang tua untuk memberikan motivasi kepada anaknya mulai belajar lagi di masyarakat, yaitu membelikan keperluan sekolah. Jadi tidak heran kalau toko ATK akan ramai saat menjelang tahun ajaran pendidikan baru. Apasaja barang baru tersebut.

  • Seragam 
  • Buku Tulis
  • Penghapus 
  • Sepatu 
  • Tas 
  • Sepeda 
  • Pensil dan Bolpoint
  • Topi

1. Seragam

Khusunya yang kelas 1 SD atau SMP dan SMA tentu akan menggunakan seragam barunya. Biasanya satu paket dengan biaya saat daftar ulang di masing-masing sekolah. Bagi kelas lanjutan biasanya tidak banyak yang menggunakan seragam baru karena bisa menggunakan bekas kelas sebelumnya.

2. Buku Tulis

Di era gadget kebutuhan buku tuis tetap menjadi penting dan utama dalam proses belajar mengajar. Selain membiasakan untuk mencatat hal-hal penting di dalam kelas. Buku tulis ini lebih mudah disimpan dan dibuka lagi saat membutuhkannya. Biasanya masing-masing pelajaran disiapkan satu buku tulis. Pilihlah buku yang ada kata-kata motivasi dibawahnya seperti “experience is the best the teascher” dan sebagainya agar memotivasi juga. Biasanya ada perusahaan buku yang menjual secara exlusive.

3. Penghapus

Barang kecil ini biasanya juga disebut “stip” adajuga yang menyebutnya “eraser”. Sepele dan tidak terlalu sering digunakan. Biasanya mata pelajaran tertentu saja. Misalnya menggambar, melukis, seni dan pelajaran lain yang membutuhkan sketsa.

Walaupun kecil tidak heran kalau awet dalam penggunaannya. Sehingga beberapa siswa menjadikan sarana koleksi yang suatu saat nanti akan dikenang dan memiliki cerita tersendiri.

4. Sepatu.

sepatu baru saat masuk sekalah pertama
sepatu baru saat masuk sekalah pertama

Kalau ada guru yang mengatakan “kenalilah temanmu dari sepatunya,” tidak ada salahnya. Manakala semakin meninggkatkan sense sosial kita, meningkatkan kepekaan dan peduli kepada temannya.

Dalam pergaulan siswa, biasanya yang sepetunya mahal akan bermain dengan yang sepatunya mahal dan juga sebaliknya. Olah karena itu perlu bijak dalam membelikan sepatu, khususnya sekolah komplek dan perkotaan. Karena ada juga saudara kita yang untuk sekedar membeli sepatu saja masih kesulitan. Jadi sangat setuju sekali kalau sepatu juga diseragamkan harusnya.

5. Tas

Memiliki fungsi yang penting. Biasanya orang tua akan membelikan tas untuk anaknya. Dengan ukuran disesuaikan tinggi dan besar fisik anak. Pilihan warna dan harga juga sepertinya menjadi pertimbangan khusus agar tidak ada kesenjangan sosial.

6. Sepeda.

Dengan sistem zonasi yang diberlakukan dalam pendaftaran sekolah, setidaknya siswa menuju sekolah tidak terlalu jauh. Tidak perlu dibiasakan diantar menggunakan mobil atau motor yang justru menyebabkan kemacetan. Walaupun harganya relatif mahal tetapi sepeda sangat bagus untuk siswa, dan juga secara keseluruhan lebih menghemat biaya transport selama belajar di sekolah.

7. Pensil dan Balpoint

Sebenarnya pensil dan balpoint atau pena satu kesatuan dengan buku tulis. Bedanya alat pena ini lebih sering nantinya untuk diganti, karena penggunaan tinta atau pensil tidak bisa banyak. Beli dengan berbagai pilihan warna dan jenisnya tentu akan lebih irit. Selain menghemat waktu siswa juga bisa membawa cadangan saat di sekolah.

8. Topi

Biasanya topi seragam disediakan oleh sekolahan. Dalam satu pekan yang wajib biasanya saat ada upacara, sehingga sering hilang dan lupa naruh topi. Tidak salah juga membelikan sebagai cadangan. Untuk lebih mudah bisa mencari dikoperasi sekolah atau toko penyedia alat-alat seklah.

Demikian sedikit ulasan “Inilah 8 Daftar Barang Baru Saat Pertama Masuk Sekolah,” semoga bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.