Ohh …Pemilu Indonesia, Kenapa Harus Mahal ? Begini Fakta Menariknya

0 25

Pemilihan umum atau biasa disebut pemilu, seharusnya menjadi ajang kegembiraan masyarakat Indonesia. Karena hajatan yang sudah berlangsung 17 April 2019 yang lalu masyarakat memberikan hak pilihnya kepada wakil wakil masyarakat di Indonesia, dan juga memilih pasangan Presiden dan juga Wakil Presiden.

Beberapa hal baru dalam sejarah tentu tercatat disini, mulai penyelenggaraan yang serentak untuk 5 kertas suara yaitu Pilpres, DPD, DPR RI DPRD 1, dan DPRD 2. Selain itu jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mencapai 152 juta di seluruh Indonesia menjadikan pemilu tahun ini cukup rumit.

Selain itu tidak sedikit hal menyedihkan terjadi dalam ajang pemilu kali ini. Yang miris adalah beberapa berita seperti ini terjadi dalam pemilu 2019 :

  1. Anggota KPPS meninggal saat KPU; Kondisi saat ini tentu berbeda dari 5 tahun sebelumnya, waktu perhitungan yang sangat lama selain membutuhkan konsentrasi dan akurasi yang tinggi. Proses perhitungan ini terbukti sudah mengurasenergi bahkn nyawa yang tidak sedikit. Tidak hanya KPPS, Bawaslu, Polisi dan saksi juga menjadi korban. Setidaknyadata menunjukan sudah ada 326 yang meninggal dunia.
    https://regional.kompas.com/read/2019/04/19/22085591/12-petugas-kpps-di-jawa-barat-gugur-saat-menjalankan-tugas
  2. Caleg meninggal dunia
    http://aceh.tribunnews.com/2019/04/19/caleg-pdip-meninggal-karena-serangan-jantung-caleg-nasdem-dilarikan-ke-rumah-sakit
  3. Kerusuhan Pemilu https://regional.kompas.com/read/2019/04/18/08183261/5-fakta-kerusuhan-di-tps-07-sampang-1-orang-tertembak-hingga-pencurian-kotak?page=all
  4. Biaya Pemilu sangat mahal
    https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4485687/anggaran-pemilu-2019-capai-rp-25-t-kok-bisa
  5. Kecurangan Pemilu 2019
    https://nasional.kompas.com/read/2019/04/17/15324251/soal-surat-suara-tercoblos-di-beberapa-daerah-kpu-sebut-sedang-didalami

Sebagai masyarakat tentunya berharap agar pemilu kedepan lebih efektif, efisien dan tidak lagi terjadi kekisruhan dan keributan. Tentunya dengan biaya yang lebih murah, sehingga bisa dialokasikan untuk pembangunan di Indonesia yang masih belum merata.

Berbagai kecurangan sepertinya berjalan merugikan pihak yang lain sehingga demokrasi berdaulat terganggu dan tercoreng dengan kejadian-kejadian yang seharusnya tidak terjadi lagi.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.