Pengertian Ekspor Impor serta Contoh, Tujuan dan Manfaat Bagi Negara

0

Istilah ekspor impor sudah dierkenalkan sejak masih ada di bangku sekolah dulu. Kemungkinan kamu sedikit lupa dengan pengertiannya secara lengkap. Bisa jadi karena memang tidak bergelut langsung dengan kegiatan ini.

Selain pengertian, dalam era globalisasi ini kita juga wajib tahu apa saja tujuan dan manfaatnya. Kegiatan ekspor impor ini adalah sesuatu yang penting bagi negara Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dan juga untuk menambah pemasukan negara.

Untuk mengingat kembali pelajaran ini dan sebagai bahan referensi, marilah kita simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Ekspor Impor serta Manfaat dan Tujuannya

1. Ekspor

Ekspor adalah salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan cara penjualan atau mengeluarkan barang dari dalam negeri dan di kirimkan ke negara lain.

Biasanya perdagangan ini dilakukan bila suatu negara menghasilkan barang tersebut dalam jumlah yang besar.

Saat hal itu terjadi, negara tersebut dapat mengirimkannya ke luar negeri karena kebutuhan di dalam negeri sudah terpenuhi.

Apabila kita melakukan kegiatan ekspor dalam skala yang besar, pengirimannya harus dibantu oleh bea cukai di negara penerima dan pengirimnya.

Ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi dalam kegiatan ini agar lebih aman. Karena setiap negara memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.

Tujuan kegiatan ekspor ini adalah untuk membuat dunia usaha menjadi lebih kondusif. Selain itu hal ini juga bertujuan mengendalikan harga produk ekspor yang ada di dalam negeri.

Di sisi lain hal ini juga dapat menjaga kurs valuta asing agar dalam keadaan stabil. Di samping itu juga bermanfaat untuk memperluas pasar bagi Indonesia dan menambah devisa.

Contoh Ekspor Indonesia

Indonesia sebagai negara agraris memiliki banyak sekali kekayaan yang bisa di ekspor. Berikut beberapa contoh produk ekspor Indonesia.

  • Kelapa Sawit dan Produknya.
  • Tekstil dan Produk Tekstil
  • Karet dan Produknya
  • Kakao dan Olahannya.
  • Produk Hasil Hutan (kayu lapis, bubur kayu, kertas)
  • Biji Kopi
  • Batu Bara dan Energi Geothermal

Eksportir

Selain istilah ekspor kita jug amengenal dengan istilah eksportir. Eksportir adalah seseorang atau badan atau perusahaan atau instansi yang melakukan kegiatan penjualan, pengiriman dan/atau pengeluaran barang atau produk dari batas wilayah suatu negara ke negara yang lain.

2. Impor

Impor adalah kegiatan pembelian jasa atau barang dari satu negara di kirim ke negara lain. Bila kegiatan pengiriman barang ini berskala besar, kita memerlukan bantuan bea cukai.

Namun terkadang pemerintah menaikkan tarif pajak pada produk impor yang harus ditanggung oleh importir.

Konsekuensinya, sebagian barang impor harganya akan lebih mahal karena harga yang telah dikenai pajak tadi akan dibebankan juga bagi para konsumennya.

Jadi tidak heran jikaa produk impor harganya lebih tinggi dibandingkan produk lokalnya. Selain itu pemerintah biasanya juga menetapkan batasan kuota atau jumlah produk impor.

Namun semakin mudahnya komunikasi dan berkembangnya internet. Proses import sekarang menjadi semakin mudah

Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat neraca pembayaran, mengurangi keluarnya devisa ke luar negeri serta memenuhi kebutuhan yang ada di dalam negeri.

Selain itu impor juga memberikan manfaat seperti mendapatkan bahan baku suatu produk yang jumlahnya terbatas di dalam negeri.

Inilah pengertian ekspor impor yang diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi kamu. Hal ini sangat membantu karena negara satu sama lain saling membutuhkan.

Tentu saja kedua hal ini tidak bisa dipisahkan dalam kegiatan ekonomi.

Barang Import Indonesia

Menurut Badan Pusat Staistik (BPS) berikut beberapa barang import yang masuk ke Indonesia :

5 besar impor barang konsumsi.

  • Daging lembu beku tanpa tulang sebesar US$ 15,1 miliar
  • Susu bubuk sebesar US$ 11,3 juta
  • Beras khusus sebesar US$ 4,7 juta
  • Apel sebesar US$ 4,6 juta
  • Anggur US$ 4 juta

5 besar impor bahan baku penolong

  1. Peralatan helikopter sebesar US$ 143 juta
  2. Kain katun sebesar US$ 133 juta
  3. Kedelai sebesar US$ 97 juta
  4. Peralatan elektronik lainnya US$ 87 juta
  5. Bagian peralatan elektronik US$ 69 juta

5 besar impor barang modal

  1. Laptop sebesar US$ 67 juta
  2. Telepon sebesar US$ 45 juta
  3. Mesin logam US$ 1,2 juta
  4. Penggilingan US$ 300 ribu
  5. Mesin air panas US$ 200 ribu.

Importir

Importir adalah seseorang atau badan atau perusahaan atau institusi yang melakukan kegiatan pembelian, penerimaan dan/atau pemasukan barang atau produk dari batas wilayah suatu negara ke negara penerima.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.