Bacaan Semua Kalangan

Surat Al-Adiyat Ayat 1 Sampai 11 Arab, Latin, Artinya Bahasa Indonesia, Tafsir Singkat KEMENAG

0

INITU.ID – Berikut kita uraikan surat Al-Adiyat Ayat 1 sampai 11 Arab, Latin, Artinya Bahasa Indonesia, tafsir singkat KEMENAG.

Surat Adiyat terdapat dalam surat ke 100. Surat ini terdiri dari 11 ayat dan termasuk surat Makiyah.

Surat Adiyah memiliki arti Kuda Perang Yang Berlari Kencang, seperti diambil dari ayat pertama.

Baca juga : Surat At Takatsur Ayat 1 Sampai 8 Arab, Latin, Artinya Bahasa Indonesia, Tafsir Singkat KEMENAG

Berikut pembahasan surat Al-Adiyat Ayat 1 sampai 11 Arab, Latin, Artinya Bahasa Indonesia, tafsir singkat KEMENAG :

وَٱلْعَٰدِيَٰتِ ضَبْحًا

wal-‘ādiyāti ḍab-ḥā

1. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,

فَٱلْمُورِيَٰتِ قَدْحًا

fal-mụriyāti qad-ḥā

2. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),

فَٱلْمُغِيرَٰتِ صُبْحًا

fal-mugīrāti ṣub-ḥā

3. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,

فَأَثَرْنَ بِهِۦ نَقْعًا

fa aṡarna bihī naq’ā

4. maka ia menerbangkan debu,

فَوَسَطْنَ بِهِۦ جَمْعًا

fa wasaṭna bihī jam’ā

5. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٌ

innal-insāna lirabbihī lakanụd

6. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,

وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌ

wa innahụ ‘alā żālika lasyahīd

7. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

wa innahụ liḥubbil-khairi lasyadīd

8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.

Baca juga : Surah Al Asr Ayat 1-3 Arab, Latin, Artinya Bahasa Indonesia, Tafsir Singkat KEMENAG

۞ أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِى ٱلْقُبُورِ

a fa lā ya’lamu iżā bu’ṡira mā fil-qubụr

9. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,

وَحُصِّلَ مَا فِى ٱلصُّدُورِ

wa huṣṣila mā fiṣ-ṣudụr

10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,

إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيرٌۢ

inna rabbahum bihim yauma`iżil lakhabīr

11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.

BACA JUGA

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

1-6. Demi kuda perang yang berlari kencang dan bernafas terengah-engah ke arah musuh dengan penuh keberanian dan semangat guna membawa tuannya berperang di jalan Allah.

Dan demi kuda yang memercikkan bunga api karena hentakan kuku kakinya beradu dengan batu batu. Hal ini menunjukkan keberaniannya menghadapi rintangan sebesar apa pun.

Dan demi kuda yang menyerang dengan tiba-tiba pada waktu pagi hal ini menunjukkan kesiagaannya untuk berjihad tanpa mengenal waktu, sehingga dengan serangan kuda-kuda itu menerbangkan debu yang tebal, tanda betapa dahsyat serangan mereka ke arah musuh, lalu menyerbu bersama dengan kepulan debu itu ke tengah-tengah kumpulan musuh dengan gagah berani.

Demi kuda-kuda perang yang demikian sifatnya, sungguh manusia itu enggan bersyukur dan sangat ingkar kepada nikmat tuhannya.

Manusia, kecuali yang dirahmati Allah, malas bersyukur ketika mendapatkan nikmat dan tidak mau memenuhi kewajiban yang dibebankan kepadanya.

7. Dan sesungguhnya dia mengakui dan menyaksikan keingkarannya itu. Hal itu bisa dilihat dari mudahnya manusia bermaksiat kepada Allah.

8. Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Kecintaan berlebihnya pada harta membuatnya materialistis, mengumpulkan harta dengan jalan apa pun, tidak peduli halan atau haram. Cintanya itu juga membuatnya bakhil dan cenderung menggunakannya untuk sesuatu yang tidak benar.

9. Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan dan dibangkitkan pada hari kiamat untuk mempertanggung-jawabkan amalnya,

10. Dan tidakkah mereka mengetahui nasibnya bila apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan, baik itu keimanan maupun kekafiran’ kelakuan seseorang adalah cerminan isi hatinya. Buruknya perilaku seseorang merupakan pertanda buruknya hati orang tersebut, demikian sebaliknya.

11. Sungguh, tuhan mereka pada hari itu mahateliti terhadap keadaan mereka. Allah mencatat dengan rinci dan detail apa yang dilakukan manusia. Dengan bukti itu Allah akan menghisab dan memberi balasan yang sesuai kepada mereka.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.