Panduan Bagi Masyarakat Menjalani Isolasi Mandiri Sesuai SE Menkes

Saat ini tidak sedikit masyarakat di Indonesia harus menjalani proses isoman atau isolasi mandiri. Selain prosedur yang harus dilewati bagi pasien yang positif, isoman juga diharapkan bisa memotong rantai penebaran pandemi di dunia.

Terkait dengan peraturan isoman sendiri sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan.

Dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/202/2020, disebutkan ada beberapa hal yang harus dilakukan saat menjalani isolasi mandiri antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Tinggal di rumah dan jangan pergi bekerja atau ke ruang publik.
  2. Gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan, upayakan menjaga jarak dari anggota keluarga lain.
  3. Gunakan selalu masker selama masa isolasi mandiri.
  4. Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis, seperti batuk atau kesulitan bernapas.
  5. Hindari pemakaian bersama peralatan makan, perlengkapan mandi, dan seprai.
  6. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mengonsumsi makanan bergizi, melakukan kebersihan tangan rutin, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  7. Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.
  8. Jaga kebersihan rumah dengan cairan disinfektan.
  9. Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika memburuk agar mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca juga “Mengenali Oxymeter Dan Cara Membacanya.”

Perlu dicatat, jika kadar oksigen 90 persen atau lebih, tetapi di bawah 94 persen, segera hubungi tenaga kesehatan atau minta perawatan di rumah sakit. Apabila kadar oksigen di bawah 90 persen, itu berarti pasien mengalami Covid-19 berat. Segera hubungi penyedia layanan kesehatan atau minta segera dirawat di rumah sakit.

Dibeberapa daerah ada juga yang menyediakan rumah sakit khusus bagi yang menjalani isoman. Bisa dimanfaatkan juga karena disana sudah lengkap obat, vitamin dan dokternya. Seperti wisma atlet di jakarta, stadion Gjos di Gresik dan sebagainya.

Jangan lupa juga memberitahu tetangga dan pengurus RT atau RW agar memudahkan untuk komunikasi kemudian hari apabila ada hal-hal yang perlu dilakukan.

Kegiatan Selama Isolasi Mandiri

Ada sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri, antara lain:

  • Membuka jendela kamar sebagai sirkulasi cahaya dan udara.
  • Berjemur matahari selama 10-15 menit pada pukul 10.00-13.00 WIB.
  • Memakai masker ketika berinteraksi dengan orang lain maupun ke luar ruangan selain kamar isolasi.
  • Rajin mencuci tangan.
  • Rutin berolahraga ringan.
  • Makan makanan dengan gizi seimbang, dianjurkan sebanyak 3 kali sehari.
  • Memisahkan pakaian kotor pasien dari pakaian anggota lain.
  • Membersihkan kamar setiap hari. Mencuci alat makan sendiri.
  • Alat makan tidak boleh digabung dengan orang lain.
  • Rutin memeriksa suhu tubuh dan tingkat saturasi oksigen setiap pagi dan malam.
  • Tidur teratur di ruang yang terpisah dari orang lain.

Baca juga “Mengenal Saturasi Oksigen Dan Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen.”

Semoga pembaca yang sedang isoman bisa segera sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasanya. Dimudahkan urusan dan dilancarkan rezekinya.

Isomanpanduan
Comments (0)
Add Comment