Pengertian, Jenis, Contoh Soal Kata Sambung dan Afiks (Imbuhan)

Bagi adik adik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) berikut beberapa pelajaran yang semoga bermanfaat mengisi waktu liburan di rumah.

Kali ini kita akan membahasa beberapa tema antara lain kata sambung dan afiks atau imbuhan, beserta beberapa contoh soal. Semoga bermanfaat ya adik-adik semua, yuuk disimak

Pengertian Kata Sambung

Kata sambung memiliki arti kata yang digunakan untuk menghubungkan kalimat tunggal dengan kalimat tunggal lainnya.

Contoh Kata Sambung

  • Penjumlahan : Serta, dan, kemudian
  • Perlawanan : Bukan, tetapi, melainkan, tidak hanya
  • Pemilihan : Atau
  • Hubungan waktu : Sejak, ketika sampai, setelah, hingga
  • Hubungan hasil : Makanya
  • Hubungan cara : Dengan
  • Hubungan perbandingan : Seperti, bagaikan
  • Hubungan syarat : Jika, jikalau, kalau
  • Hubungan akibat : Sehingga, maka, akibat
  • Hubungan sebab : Sebab, karena
  • Hubungan tujuan : Agar, supay, biar

Pengertian Afiks (imbuhan)

Afiks atau imbuhan adalah bunyi yang ditambahkan pada sebuah kata baik itu di awal, di akhir, di tengah, atau gabungan di antara tiga imbuhan itu Dengan tujuan untuk membentuk kata baru yang artinya berhubungan dengan kata yang pertama.

Jenis-jenis Afiks (Imbuhan) dan Contohnya

Kata imbuhan atau afiks ada empat macam, antara lain prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks, berikut penjelasannya :

Prefiks (Awalan)

Prefiks atau awalan adalah imbuhan yang diletakan di bagian awal sebuah kata.

Contoh : me(N)-,di-,ke-,ber-,ter-,se-,per-

  • me(N) + tonton = menonton
  • meN- + ambil = mengambil,
  • meN- + elak = mengelak,
  • meN- + kalah = mengalah,
  • meN- + harap = mengharap,
  • meN- + khawatirkan = mengkhawatirkan,
  • ber + tamu = bertamu
  • ter + tuduh = tertuduh

Infiks (Sisipan)

Infikas atau sisipan adalah imbuhan yang diletakan di bagian tengah sebuah kata.

Sisipan (infiks/ infix) biasanya dibentuk dari kata benda (nomina) menjadi kata sifat (adjektifa).

Contoh : -e- , -em , -er- , -el-

  • gigi +(-er-) = gerigi
  • tunjuk + (-el) = telunjuk
  • gendang+er = genderang
  • suling+er = seruling
  • kudung+er = kerudung
  • getar+el = geletar
  • patuk+el = pelatuk
  • sidik+el = selidik
  • tapak+el = telapak
  • jajah+el = jelajah
  • gombang+el = gelombang
  • getar+em = gemetar
  • tali+em = temali
  • guruh+em = gemuruh
  • kerlip+em = kemerlip
  • kerlap+em = kemerlap
  • kelut+em = kemelut

Sufiks (Akhiran)

Sufiks atau akhiran adalah imbuhan yang diletakkan di bagian akhir sebuah kata

Contoh : -i , -kan , -nya , -an.

  • jual + (an) = jualan
  • beri + (-kan) = berikan
  • Menyatakan tempat, contohnya : tumpuan, pangkalan, lapangan, kubangan, jalanan.
  • Menyatakan menyerupai, contohnya : rumah-rumahan, mobil-mobilan, anak-anakan.
  • Menyatakan bagian, contohnya : bulanan, harian, kiloan.
  • Menyatakan hal/ objek tertentu : lukisan, tembakan, gambaran, ramalan.
  • Menyatakan alat : meteran, timbangan, ayunan.
  • Menyatakan keseluruhan/ himpunan : lautan, daratan.

Sufiks juga dapat ditemui pada kata-kata serapan asing. Berikut beberapa akhiran tersebut:

  • Sufiks –al yang mempunyai makna sifat, contohnya aktual, formal, emosional.
  • Sufiks –iah yang bermakna sifat, contohnya alamiah, lahiriah, batiniah.
  • Sufiks –asi/isasi yang mempunyai makna proses, contohnya naturalisasi, konfirmasi.
  • Sufiks –asme yang mempunyai makna kata benda, contohnya antuasiasme.
  • Sufiks –er yang mempunyai makna sifat, contohnya sekunder, primer, tersier.
  • Sufiks –if yang mempunyai makna sifat, contohnya sportif, objektif, subjektif.
  • Sufiks –is yang mempunyai makna sifat, contohnya praktis, ekonomis.
  • Sufiks –al yang mempunyai makna paham/ aliran, contohnya komunisme, nasionalisme, patriotisme.
  • Sufiks –or yang mempunyai makna ‘orang yang bertindak sebagai’, contohnya narator, aktor, editor.

Imbuhan Gabungan (Konfiks)

Merupakan imbuhan gabung antara awalan, sisipan, atau akhiranyang dibubuhkan secara langsung pada kata dasar.

Contoh :

  • uji coba + me(N)-kan = mengujicobakan
  • tanggung jawab + per-an = pertanggungjawaban
  • “bersenang-senanglah”,
  • “dibagikan”

CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

  1. Pak Pardi sedang (bersih) ruang rapat.
  • a. dibersihkan
  • b. membersihkan
  • c. bersih-bersih
  • d. kebersihan

2. Kata mengakhiri bila diuraikan suku katanya menjadi

  • a. menga-khi-ri
  • b. me-nga-khiri
  • c. meng-ak-hir-i
  • d. me-nga-khir-i

3. Ia kaya……….kikir

Kata penghubung yang tepatuntuk melengkapi kalimat tersebut adalah ………

  • a. dan
  • b. sedangkan
  • c. bahwa
  • d. tetapi

4. Sepeda yang rusak itu …… di bengkel.

  • a. diperbaiki
  • b.memperbaiki
  • c. perbaiki
  • d. baik

5. Rumah para korban Bencana alam itu telah (baik) kembali.

  • a. dibaiki
  • b. perbaiki
  • c. diperbaiki
  • d. diperbaik

Kunci Jawaban

  1. B
  2. C
  3. D
  4. A
  5. C

Demikian sedikit ulasan “Pengertian, Jenis, Contoh Soal Kata Sambung dan Afiks (Imbuhan),” semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi untuk terus belajar.

ImbuhanKata Sambung