Pengertian, Sistematika, Contoh dan Perbedaan Makalah dengan Paper

Saat kita memasuki dunia pendidikan tentu tidak sig lagi dengan dua istilah ini. Yaitu makalah dan paper. Terlebih lagi banyak tugas dan bacaan yang mengharuskan berhubungan dengan keduanya. Dalam pembahasan kali ini kita akan mencoba membahas pengertian, sistematika, contoh dan perbedaan makalah dengan paper.

Pengertian Makalah

Pengertian makalah adalah karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah topik atau pokok persoalan tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan disertai analisis yang logis dan objektif.

Ciri – Ciri Makalah

  • Logis. Artinya keterangan, uraian, pandangan dan pendapat dapat dikaji. Penulisan cenderung kaku.
  • Objektif. Artinya mengemukakan keterangan dan penjelasan apa adanya. Tentu dengan data dan fakta yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
  • Sistematis. Artinya apa yang disampaikan disusun secara runtut dan berkesinambungan. Sehingga mudah difahami oleh orang lain karena penyajiannya standar makalah.
  • Jelas. Artinya, pendapat dan pandangan yang dikemukakan jelas dan tidak membingungkan. Biasnya akan disertai keterangan penjelas baik itu sumber lain atau referensi yang berbeda.
  • Kebenaran dapat diuji. Artinya pernyataan, pandangan, serta keterangan yang dipaparkan dapat diuji, berdasarkan pernyataan yang sesungguhnya. Salah satu indikatornya adalah bisa dipertanggung jawabkan.

Sistematika Penulisan Makalah

  • Judul Makalah : nama makalah, nama, nomor induk pemakalah, perguruan tinggi dan tahun pembuatan.
  • Bab I. Pendahuluan : terdiri dari latar belakang dan tujuan
  • Bab II. Pembahasan : berisi tentang inti dan pembahasan dari makalah.
  • Bab III. Kesimpulan dan Saran : berisi kesimpulan dan saran dari makalah.
  • Daftar Pustaka : referensi dari isi bahan makalah.

Contoh Makalah

Untuk melihat contoh makalah bisa membuka artikel berikut yang berjudul “Contoh Makalah Perkembangan Piaget.”

Pengertian Paper

Paper adalah tulisan yang memuat pembahasan dari sebuah topik tertentu dengan dukungan data dan argumen yang valid dan kuat.

Paper lebih terfokus dalam pembahasan – pembahasan dan analisa dari topik/masalah yang bersangkutan. Paper merupakan non research article (bukan penelitian). Paper bisa dikatakan sebagai ringkasan dari penelitian yang kita buat.

Sistematika Penulisan Paper

  • Judul : judul paper yang ditulis, ada nama, NPM, nama universitas, fakultas dan tahun.
  • Pendahuluan : perkenalan pembaca terhadap pokok masalah dan lingkup pembicaraan.
  • Konstruksi Argumen : menguraikan informasi yangmendukung gagasan pokok.
  • Kesimpulan : menyimpulkan hasil  dan kesimpulan dari argumentasi yang telah dibuat.
  • Daftar Pustaka : referensi dari pembahasan topik dan argumen yang ada dalam paper tersebut.

Contoh Paper

PENYALAHGUNAAN PENGGUNAAN INTERNET OLEH REMAJA

BAB I PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Keterbatasan komunikasi berbagai kepentingan antar masyarakat di seluruh penjuru dunia adalah awal dari keberadaan internet yang berkembang saat ini, seperti untuk kepentingan budaya, sosial, militer, bisnis, forum, berita, ekonomi, bisnis hingga pertukaran informasi yang secara global dapat dipermudah dengan adanya media internet.

Mayoritas pengguna internet saat ini adalah genarasi muda yang berusia antara 13-21 tahun . Dimana termasuk dalam remaja awal yang memanfaatkan media global ini untuk berbagai kepentingan seperti pendidikan dan komunikasi.

Namun demikian, orang dewasa hingga orang tua pun tidak mau kalah menggunakan fasilitas internet ini untuk menunjang pekerjaan mereka. Tetapi memang intensitas penggunaan oleh remaja lebih mendominasi. Ditambah lagi kondisi andemi yang mengharuskan pelajar belajar secara daring

Karena hal itu banyak juga remaja yang menyalahgunakan penggunaan media internet. Apalagi semakin semaraknya jejaring sosial dan lini masa seperti instagram, facebook, twitter, tiktok, dan yang lainnya, yang dapat mencari atau mengetahui keadaan seluruh orang atau tentang apapun di penjuru dunia.

Tetapi dengan adanya jejaring sosial dan lini masa ini membuat para remaja kecanduan sehingga mereka lebih aktif bersosialisasi di dunia maya dibandingkan di dunia nyata. Hal ini membuat prestasi belajar mereka menurun dari sebelum adanya penggunaan internet.

Banyak para remaja menggunakan media sosial untuk membagi curahan hati mereka, namun ada juga yang menggunakan kata-kata kotor di jejaring sosial dan lini masa, dan bahkan sampai ada juga yang melalukan kriminalisasi yang berawal dari media sosial.

Oleh karena banyaknya pengaruh internet yang kurang baik dan disalahgunakan oleh para remaja, yang cenderung negatif dan akhirnya penulis memilih tema ini untuk dijadikan karya tulis.

TUJUAN

Paper ini bertujuan untuk mengetahui efek dari penyalahgunaan internet oleh kalangan remaja.

RUANG LINGKUP MATERI

Paper ini memiliki ruang lingkup di kalangan remaja dan media internet

BAB II LANDASAN TEORI

Penyalahgunaan internet oleh para remaja disebabkan karena keadaan mereka yang masih dalam tahap peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Oleh karena itu, sifat labil para remaja masih sangat tinggi. Meskipun demikian bukan berarti penggunaan internet selalu dikonotasikan dengan hal yang negatif.

Sebenarnya, penggunaan internet mempunyai banyak sekali manfaat jika digunakan secara positif, seperti penyebaran berita positif bukan hoax atau berita palsu, bisnis online, pendidikan daring dan silaturahmi dengan teman lama. Akan tetapi karena ulah para remaja, maka banyak orang yang mengkonotasikan bahwa penggunaan internet membawa dampak yang buruk. Seperti penjualan barang terlarang, akses video dan informasi yang tidak layak bagi remaja.

Demikian ulasan terkait “Pengertian, Sistematika, Contoh dan Perbedaan Makalah dengan Paper,” semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

makalah