Mengapa Istilah New Normal Dirubah Menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru

Setelah dilaksanakan PSBB di beberapa daerah di Indonesia, pemerintah mengeluarkan istilah baru dengan sebutan new normal

New normal dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya makin meningkat.

Sejarah New Normal

Muhadjir Efendi selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia menjelaskan tentang sejarah new normal.

Beliau menyebutkan new normal berasal dari sebuah istilah yang dikeluarkan oleh Roger McNamee dari bukunya yang berjudul The New Normal: Great Opportunities in a Time of Great Risk. Dalam buku itu, istilah new normal tak ada kaitannya dengan Covid-19.

Mengapa New Normal Diganti Istilah

Istilah new normal yang sempat dipakai pemerintah dan sempat diimplementasikan melalui kementrian-kementrian dan masyarakat akhirnya diubah.

Istilah new normal diganti menjadi adaptasi kebiasaan baru atau disingkat AKB. Penggunaan sebutan AKB itu disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat mengisi dialog lintas iman yang diselenggarakan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (14/7).

istilah ini juga tertuang pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020. yang merupakan revisi kelima. Berikut beberapa alasan kenapa diganti

  • Salah satu pertimbangannya adalah menyesuaikan dengan perkembangan keilmuan dan teknis kebutuhan pelayanan.
  • Mengurangi persepsi masyarakat yang keliru dan menganggap bahwa sudah normal.
  • Masih adanya data yang bertambah
  • Masih ada protokol kesehatan yang harus dijalankan sehingga menjadi kebiasaan baru.
  • istilah new normal tak ada kaitannya dengan Covid-19.

Sedikit saja sepertinya ulasan “Mengapa Istilah New Normal Dirubah Menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru,” semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.