Mengenal Ramuan Tradisional Empon-Empon, Upaya Tangkal Corona

0

INITU.IDVIRUS korona COVID-19 sampai saat ini belum secara resmi memiliki obat penawar. Beberapa upaya yang bisa dilakukan saat ini adalah dengan mengobati gejala penyakit yang muncul, seperti sesak napas dan flu.

Di Indonesia sendiri, sudah ada dua orang yang positif terkena virus Korona COVID-19. Dua orang tersebut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

Indonesia pernah berhadapan dengan penyakit mematikan. Satu penyakit berbahaya yang sempat melanda Indonesia adalah virus H5N1 alias Flu burung.

Baca juga: Pengertian Aglaonema Dan Jenis Mulai Dari Yang Murah Sampai Mahal

Guru Besar Unair dan Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin Professor Nidom Foundation, Prof C.A.Nidom, menjelaskan pihaknya sudah mempunyai formulasi curcumin atau empon-empon untuk menangkal virus flu burung

Empon-empon, adalah gabungan dari kunyit, jahe, temulawak, kayu manis dan daun seri. Dengan meminum empon-empon dipastikan tubuh akan kebal dari serangan sejumlah virus, termasuk flu burung.

“Kalau flu burung sudah ada hasilnya, nah sementara hasil itu saya bandingkan akibat korona virus,” terang Nidom.

Menurutnya, kerusakan yang ditimbulkan virus korona, dengan kerusakan yang ditimbulkan flu burung hampir sama. “Jadi saya punya keyakinan formulasi empon-empon ini bisa digunakan untuk korona virus, kalau ada penderita pasien di sini,” katanya.

Sebab, sambung Nidom, efek yang ditimbulkan hampir sama yaitu kerusakan pada paru-paru. Namun jika mencoba menguji secara langsung dengan virus korona masih belum dilakukan.

“Jadi ini analogi yang bisa dianggap kebenarannya sama. Jadi flu burung lebih berat dari korona virus. Jadi flu burung bisa, Insya Allah korona bisa,” paparnya.

Baca juga: Fungsi, Jenis Dan Bagian-Bagian Bunga Yang Perlu Diketahui

Nidom menambahkan, dengan adanya formulasi tersebut maka masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan virus korona di Indonesia. Sebab masyarakat bisa menangkalnya dengan cara minum jahe, kunyit, temulawak dan kayu manis (empon-empon).

“Efek flu burung lebih berat. Masyarakat bisa minum kopi dicampur jahe, tidak harus diminum semua empon-empon itu. Kita tidak peduli dengan virus korona, yang terpenting tubuh kita bisa mengantisipasi,” tandasnya.

Berikut beberapa bahan-bahan empon-empon

  • Kunyit,
  • Jahe
  • Temulawak
  • Kayu manis
  • Daun seri

Berikut bebepa penjelasannya

Kunyit

Kunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.), adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika.

Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Selain sebagai campuran bahan makanan, kunyit seringkali digunakan untuk bahan minuman dan yang paling populer adalah jamu kunyit.

Jahe

Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Mengenal Ramuan Tradisional Empon-Empon, Upaya Tangkal Corona
Mengenal Ramuan Tradisional Empon-Empon, Upaya Tangkal Corona

Sudah menjadi ramuan turun temurun minuman jahe memang bisa menghangatkan tubuh, sehingga ada minuman jahe. Di daerah yang dingan sangat populer. Bahkkan merek makanan atau obat-obatan menjadikan jahe sebagai bahan utama dalam kemasannya.

Selain itu untuk menciptakan aroma dan cita rasa memasak khas, jahe menjadi bahan yang biasa digunakan. Selain banyak ditemukan , tanaman jahe relatif mudah untuk berkembang.

Temulawak

Temu lawak (Curcuma xanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Ia berasal dari Indonesia, khususnya Pulau Jawa, kemudian menyebar ke beberapa tempat di kawasan wilayah biogeografi Malesia.

Siapa yang pernah minum dengan rasa temulawak ? berarti anda di sekitar Jawa Indonesia. Karena memang sudah menjadi minuman kesukaan dan beberapa juga sudah dikemas secara tradisional maupun industri.

Memiliki rasa yang cocok dengan lidah Indonesia, temulawak juga sudah menjadi ramuan utama obta tradisional seperti jamu, selain itu juga diyakini banyak manfaatnya bagi tubuh.

Kayu Manis

Kayu manis (Cinnamomum verum, sin. C. zeylanicum) ialah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang amat beraroma, manis, dan pedas. Orang biasa menggunakan rempah-rempah dalam makanan yang dibakar manis, anggur panas.

Zaman dahulu kayu manis juga menjadi komoditi andalan dalam jalur kejayaan rempah masa lalu. Memiliki khasiat dan cita rasa yang diminati orang eropa, karena cocok dalam cuaca yang dingin.

Saat ini kayu manis menjadi bahan bumbu maupun produk industri yang sangat dminati.

Daun Seri

Tanaman seri atau kersen mudah ditemukan di mana-mana. Biasanya bagian yang dimakan dari tanaman ini adalah buahnya. Rasanya manis jika sudah matang. Tapi tak hanya buah, hampir semua bagian dari pohon ini dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia, terutama daun seri.

Namun, pemanfaatan tanaman kersen untuk obat-obatan sendiri masih minim. Meski demikian, ada potensi medis maupun ekonomis yang dimiliki tanaman ini, termasuk pada bagian daunnya, karena kandungan fitokimia di dalamnya.

Dibanding bagian bunga dan buahnya, daun kersen terbukti memiliki kadar serat dan karbohidrat yang lebih tinggi. Selain itu, bagian daun juga mengandung air dan protein, meski dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan.

Kelima bahan emponempon tersebut diatas bisa juga diolah bersamaan sebagai obat tradisional, yang menurut statement Prof Nidzom selaku Guru Besar Unair bisa menjadi salah satu upaya meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus yang lagi populer saat ini yaitu corona.

Demikian sedikit ulasan “Mengenal Ramuan Tradisional Empon-Empon Khas Indonesia,” semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.