Mental Berbagi Perusahaan Besar

Tidak tau awalnya bagaimana, saat ini tidak sedikit orang bergantung media social atau mesin pencarinya google.Setidaknya data pengguna internet yang dirilis pertahun menunjukan data tersebut. Tulisan dengan judul mental berbagi perusahaan besar bermaksud untuk mengulik beberapa alasanya.

Dari pengalaman penulis banyak mendapatkan inside dan experiance dari platform besar seperti google, facebook dan rekan rekannya.

Dan saya kira kebanyakan manusia juga seperti itu, disuguhi beberapa fasilitas secara mudah.

Saya tidak mengatakan itu gratis tetapi setidaknya mudah diakses beberapa langkah bisa mendapatkan informasi yang dicari.

Dalam dunia internet programing ada istilah kalau gak salah UX atau user experiance. Dimana sesuatu dibuat untuk memudahkan pengguna.

Perubahan pola dari desktop menjadi 90% mobile contohnya. Tampilan web lebih mudah untuk diakses minimal loadingnya lebih cepat.

Kenapa Mereka Besar

Satu alasan kenapa banyak diminati cepat besar dan tahan lama. Saya kita salah satu jawaannya adalah mereka perusahaan internet tersebut suka berbagi. Tidak mendahulukan produk mereka. Atau bahkan tidak dimunculkan harga harga dibalik produk mereka. User dibuat enjoy menikmati produk gratis. Dengan catatan sebenarnya tidak gratis juga. Info data dan kebiasaan kita diberikan kepada yang namanya data analytic.

Mungkin cara itu bisq ditiru developer atau ahli digital di indonesia. Yang saat pandemi ini sangat diharapakan memunculkan produk baru buatan anak negeri.

Mental Bayar

Saya memang tergolong tidak pernah ikut pelatihan berbayar atau beli.produk dengan harga yang tidak wajar. Khususnya produk digital dari teman2.

Karena minim anggaran, sepertinya terlalu banyak produk yang ditawarkan jadi bingung. Belum apa apa sudah melabeli harga. Walaupun masih banyak juga seh peminatnya. Tapi bertahan berapa tahun ?

Dari pengamatan biasanya bertahan 1 tahun atau mungkin lebih dengan produk baru lainnya.

Adakah produk yang populer lokal yang bisa mnjadi kompetitor raja digital saat ini.

Jawabanya adalah mungkin ada dan lagi memepersiapkan launching produknya. Saran saya buat semudah mungkin UXnya dan jangan dilabeli harga dulu.

Demikian sedikit unek unek saat pandemi, pencinta gratisan. Dan belajar berbagi. Semoga tulisan “Mental Berbagi Perusahaan Besar,” bermanfaat.

Baca juga website kami Tips Online

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.