Profil Singkat Tujuh Milenial Staf Khusus Presiden Indonesia

Ada yang menarik dalam mengangkat staf khusus Presiden era Jokowi-Ma’ruf. Selain diumumkan langsung lewat media seperti menteri, usia staf presiden Jokowi relatif muda dan bisa dikatakan mewakili milenial. Berikut profil singkat 7 staf Presiden Jokowi

1. Adamas Belva Syah Devara


Berumur 29 tahun, double degree S2 lulusan Harvard dan Stanford. “Kita kenal Mas Belva adalah pendiri dan CEO Ruangguru. Masuk ke Forbes 30 under 30, juga mendapatkan mendapatkan medali emas dari Lee Kuan Yew,” jelas Jokowi.

Seperti kita ketahui bersama Ruangguru merupakan salah satu startup teknologi dan pendidikan terbesar di Indonesia yang mengelola 6 juta pengguna. Belva bersama Muhammad Iman Usman saat ini menjadi icon karena memang keduanya yang mengawali.

2. Putri Tanjung.

Berusia masih muda Putri Tanjung saat ini berusia 23 tahun, kiprahnya dikenal sebagai entrepreneur dan menjadi CEO di Creativepreneur. “Jebolan sarjana Academy of Arts di San Fransisco, kita dengar kiprahnya,” ujar Jokowi.

Creativepreneur sendiri bergerak dibidang event kreatif, dalam websitenya ditampilkan beberapa artis yang juga sudah pernah bekerja sama. Tidak heran jika melekat juga sebagai kratif agency dan talent manajemen.

3. Andi Taufan Garuda Putra

Berusia 32 tahun, lulusan Harvard Kennedy School dan bergerak di sektor entrepeneurship. Selama ini dikenal sebagai CEO Amarta Microfintceh.

4. Ayu Kartika Dewi.

Berusia 36 tahun, selama ini dikenal sebagai pendiri dan mentor lembaga Sabang Merauke 1000 anak bangsa. “Memiliki misi merekatkan persatuan di tengah kebhinekaan,”ujarnya.

Sabang Merauke merupakan program pertukaran pelajar antar daerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan semangat toleransi.

5. Billy Mambrasar.

Berusia 31 tahun, putra Papua yang menempuh pendidikan di Oxford. “Billy talenta hebat tanah Papua, yang kita harapkan berkontribusi dengan gagasan inovatif CEO Kitong Bisa.”

Billy terkenal sebagai aktifis pendidikan dan juga promotor kewirausahaan sosial. Berasal dari Yapen utara Papua Billy mendedikasikan dirinya untuk membantu masyarakat di Papua.

6. Angkie Yudistia.

Berusia 32 tahun, meski berlatar belakang sebagai penyandang disabilitas, Angkie selama ini dikenal memiliki semangat untuk terus berkembang. “Aktif bergerak di sociopreneur melalui Disable Enterprise , saya minta Angki menjadi jubir presiden bidang sosial.”

Menjadi salahsatu staf yang berkebutuhan khusus tetapi juga memiliki prestasi yang luar biasa.

7. Aminuddin Maruf.

Berusia 33 tahun, memiliki latar sebagai santri dan pernah menjadi ketua PMII. “Mas Aminuddin saya minta keliling pesantren untuk tebar gagasan inovasi baru. Saya yakin pesantren bisa lahirkan talenta hebat untuk majukan bangsa.”

Tujuh pemuda ini akan menjadi teman diskusi Jokowi. “Harian, mingguan, bulanan, untuk memberikan gagasan segar inovatif untuk kejar kemajuan, sekaligus jadi jembatan saya bagi anak muda, santri, diaspora, yang tersebar di berbagai tempat,” jelas Jokowi.

Demikian sedikit ulasan “Profil Singkat Tujuh Milenial Staf Khusus Presiden Indonesia,” semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.