Tadabur Al Quran Surat Al Maidah Ayat 114, Doa Nabi Isa Agar Rezeki Lancar

Tadabur Al Quran Surat Al Maidah Ayat 114, Doa Nabi Isa Agar Rezeki Lancar
Tadabur Al Quran Surat Al Maidah Ayat 114, Doa Nabi Isa Agar Rezeki Lancar

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Allah mengabulkan doa nabi isa. Allah berfirman, sungguh, aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, wahai al-hawa’riyyun sebagaimana kalian minta, tetapi barang siapa di antara kamu setelah hidangan itu turun.,

menjadi kafir dengan mempertuhankan nabi isa dan ibunya, maryam, maka sungguh, aku akan mengazabnya di akhirat dengan azab khusus yang tidak pernah aku timpakan kepada seorang pun, baik sebelum maupun sesudah kamu di antara umat manusia seluruh alam.

Kekufuran mereka itu ialah telah mempertuhankan manusia, yaitu nabi isa dan ibunya, setelah Allah mengutus para nabi dan rasul yang menegaskan bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan tidak ada ibadah kecuali kepada-Nya.

Isa putra maryam itu seorang rasul Allah dan maryam itu seorang perempuan salehah. Keduanya adalah manusia, tidak akan pernah menjadi tuhan.

Baca juga: Bacaan Al Quran Surat Quraisy Ayat 1-4 Lengkap, Arab Dan Artinya

Beberapa ayat sebelumnya menjelaskan nikmat Allah yang dianugerahkan kepada nabi isa, termasuk nikmat mendapat pengikut setia dan turunnya hidangan dari langit. Pada ayat ini, Allah meminta pertanggungjawaban nabi isa tentang sikap bani israil yang mempertuhankan dirinya dan ibunya.

Dan ingatlah, wahai nabi Muhammad apa yang akan terjadi pada hari kiamat, ketika Allah berfirman kepada nabi isa, wahai isa putra maryam!

apa engkau pernah mengatakan kepada orang-orang, jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah yang menyebabkan mereka meyakini trinitas, tiga tuhan, hingga menyimpang dari ajaran tauhid’ .

nabi isa menjawab di hadapan Allah di akhirat, mahasuci engkau dari apa yang mereka nisbahkan kepadamu.

Tidak patut bagiku sebagai hamba-Mu dan rasul-Mu, mengatakan kepada manusia yang bukan kebenaran. Yakni mempertuhankan manusia dan menyembahnya sehingga menyimpang dari ajaran tauhid.

Jika aku, selama hidupku yang singkat di dunia, pernah mengatakannya, menjadikan aku dan ibuku dua tuhan selain engkau. Ya Allah, tentulah engkau telah mengetahuinya.

Sebab, engkau mengetahui apa yang ada pada diriku, yang tampak dan yang tersembunyi, dan aku sebagai manusia sangat terbatas. Tidak mengetahui apa yang ada pada-Mu.

Sungguh merupakan keharusan yang mutlak, engkaulah, tuhan, yang maha mengetahui segala yang gaib, tersembunyi dari pandangan dan pengetahuan manusia.

JANGAN LUPA IKUTI UPDATE BERITA INITU.ID DI Google News IKUTI JUGA SALURAN RESMI WHATSAPP INITU.ID SILAHKAN KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses