Bacaan Semua Kalangan

Fakta Kenapa Ibu Kota Indonesia Pindah ke Palangkaraya?

0

Maaf sebelumnya judul diatas bukan sebuah kesimpulan ya teman teman, tetapi sebuah pertanyaan. Kenapa Ibukota Indonesia Pindah ke Palangkaraya?. Beberapa pekan ini kabar ini santer terdengar diberbagai media mainstream. Kabarnya wacana pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangkarya sudah ada sejak pemerintahan Ir. Soekarno. Namun rencana tersebut belum sempat terealisasi karena jatuhnya Orde Lama. Bahkan setelah lebih dari 40 tahun setelah lengsernya presiden pertama Indonesia ini, wacana itu masih sebatas wacana. Benarkah seperti itu?

Di era penuh dengan berita hoax ini, kita tentu harus selektif dalam menerima kabar. Apalagi banyak isu yang berkembang saat ini terkait kesejahteraan masyarakat Indonesia. Seperti kenaikan TDL yang sangat memberatkan bagi sebagian besar warga ekonomi menengah kebawah.

Pertama coba kita kaji ulang. Apakah rencana ini benar beritikad baik untuk mengurangi kemacetan dan banjir ibukota atau sekedar meramaikan blantika media saat ini.

  1. Masih Studi Awal “Kita sedang cari alternatif tempat di samping Palangkaraya, tempat yang paling suitable, yang paling bagus,” kata Sofyan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip dari Kompascom Selasa (4/7/2017).
  2. Bikin Orang Diam “Wacana ini kayak sapu jagat. Ketika persoalan-persoalan Jakarta tak juga menemukan jawaban, cara paling gampang bikin orang diam itu dengan pindah ibu kota,” tutur Rizal sejarawan seperti dikutip Kompas
  3. Ibu kota Indonesia Pernah Pindah 3 Kali; Pemindahan ibu kota yang pertama adalah pemindahan dari Jakarta ke Yogyakarta. Menurut Ketua Pusat Studi Pancasila UGM yang juga anggota Senat UGM, Prof Soetaryo, setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Pakualam VIII mengirimkan surat ucapan selamat atas kemerdekaan itu. Tanggal 5 September 1945 Sultan dan Pakualam menyatakan bergabung dalam NKRI. Keduanya merupakan penguasa lokal pertama yang menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan RI.Setelah Yogyakarta, ibu kota Indonesia sempat juga dipindah ke Bukittinggi, Sumatera Barat pada tanggal 19 Desember 1948. Hal ini dilakukan setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda atau dikenal dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Kemudian pemindahan ibu kota yang terakhir adalah ke Bireuen, Aceh. Pemindahan itu juga terjadi pada tahun 1948, namun hanya berlangsung selama seminggu. Alasannya juga sama, yaitu ibu kota sebelumnya, Bukittinggi, juga berhasil ditaklukkan Belanda dalam Agresi Militer Belanda kedua.
  4. Memperkuat Persatuan Bangsa? “Pemindahan Ibu Kota juga mewujudkan rasa adil dan menghilangkan diskriminasi pembangunan antar wilayah di tataran nasional sebagai modal untuk memperkuat kembali rasa Satu Bangsa,” jelas Anggota Tim Visi Indonesia 2033 Andrinof Chaniago
  5. Mengurangi Kepadatan Jakarta Kalimantan Tidak Rawan Gempa.

Semoga tulisan “Fakta Kenapa Ibukota Indonesia Pindah ke Palangkaraya?” bermanfaat bagi pembaca sekalian

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.