Pengertian dan Sejarah Desain Interior Serta Ruang Lingkupnya

Sebelum membahas panjang lebar, perlu kita sepakati dulu pengertian desain interior.

Pengertian

Desain interior adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang fokus terhadap perancangan ruang dalam suatu bangunan, dimana terdapat unsur seni didalamnya. Untuk mencapai tujuan tertentu pada aspek estetis, keamanan dan kenyamanan ruangan.

Berikut beberapa pengertian desain interior dari beberapa ahli

D.K. Ching

Desain interior adalah merencanakan, menata, dan merancang ruang dalam bangunan, yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sarana untuk bernaung dan berlindung, menentukan sekaligus mengatur aktivitas, memelihara aspirasi dan mengekspresikan ide, tindakan serta penampilan, perasaan, dan kepribadian.

Alexander C

Berdasarkan pendapat Alexander C, Desain interior adalah komponen fisik yang tepat dari suatu struktur fisik

Dodsworth

Dodsworth (2009: 8) Berpendapat bahwa desain interior bertujuan untuk membuat manusia sebagai pemakai ruang dapat beraktifitas dengan efektif dan merasa lebih nyaman pada ruangan tersebut.

Dari pengertian tadi kita bermaksud untuk membatasi pembahasan agar pembaca semakin mudah untuk memahaminya.

Sejarah Desain Interior

Berdasarkan dua peradaban baik saat Mesir, Yunana dan Romawi kuno maupun masa Renaisans. Desain interior sudah mulai digunakan sejak dahulu.

Seni inlay pada furnitur merupakan penemuan berharga yang ditemukan oleh masyarakat mesir kuno. Selanjutnya penemuan itu hingga kini masih tetap digunakan, selain itu Mesir adalah penenun yang handal serta pembuat furnitur  yang hebat, menggunakan sambungan konstruksi yang hingga kini masih lazim digunakan, seperti: konstruksi dovetail, mortise dan tenon. (Aronson, 1965:312).

Baca juga “Desain Rumah Minimalis Ukuran 5 X 27 Meter Lantai Satu.

Inlay mencakup berbagai teknik dalam seni pahat dan seni dekoratif untuk memasukkan potongan-potongan yang kontras, bahan yang sering diwarnai ke dalam lekukan pada objek dasar untuk membentuk ornamen atau gambar yang biasanya sejajar dengan matriks.

Axel von Saldem (1987) dalam riset sejarah desain yang dilakukannya menemukan bahwa pada akhir abad ke -16 di Itali terdapat kata “ designo esterno” (karya yang sudah terlaksana). Setelah itu desain interior dan dekorasi interior mulai mendapatkan peran yang khusus sehingga diduga bahwa sejarahnya dimulai dari zaman ini.

Ruang Lingkup Desain Interior

Beberapa ruang lingkup desain interior antara lain adalah

  • Pertama, merancang bentuk perabot furnitur dengan pertimbangan ergonomi, fungsi, gaya, keawetan finishing, kestabilan struktural serta penempatan posisi perabot lainnya
  • Kedua, Memilih jenis pelapis dinding sesuai dengan fungsinya. Pelapis yang tepat berdasarkan aspek keindahan, keawetan, fungsi akustik, kemudahan dalam pembersihan, keamanan dari api, dan memastikan finishingnya aman
  • Dalam membuat taman bisa memilih jenis tanaman yang seseuai .
  • Menggambarkan rencana ruang dan menunjukkan letak perabot yang sesuai dengan keinginan klien maupun persyaratan aksesibilitas ruang.
    Memilih jenis dan bentuk lampu berdasarkan fungsi dan kesan yang diinginkan, menggambarkan dan menunjukkan lokasi penempatan lampu berserta pengontrolannya.
  • Menentukan arah pondasi dasar dalam dasign rumah untuk bahan, bentuk, warna dan pola lantai yang tepat berdasarkan fungsi dan kesan yang diinginkan. Dengan memperhatikan unsur fungsi dan estetika.
  • Menentukan tipe dan gaya design dalam unsur bangunan seperti jendela atau daun penutup lain yang tepat berdasarkan fungsinya.
  • Membantu memutuskan posisi yang tepat untuk penempatan unsur seni yang diinginkan.

Baca juga “9 Tips Hemat Saat Renovasi Rumah Anda Agar Sesuai Budget.”

Demikian sedikit ulasan “Pengertian dan Sejarah Desain Interior Serta Ruang Lingkupnya,”semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.