INITU.ID – Umat Muslim di seluruh penjuru tanah air bersiap menyambut pergantian tahun dalam kalender Islam dari bulan Dzulhijjah menuju 1 Muharram dengan berbagai amalan ibadah. Berdasarkan kalender masehi tahun ini jatuh pada hari Selasa 16 Juni 2026. Salah satu ritual yang sangat dianjurkan untuk mendatangkan limpahan rahmat adalah membaca doa awal tahun hijriyah lengkap latin dan artinya sebagai bentuk permohonan perlindungan spiritual yang kuat kepada Allah SWT. Momentum sakral pergantian tahun ini menjadi kesempatan emas bagi setiap individu untuk membersihkan diri, memperkuat benteng iman, serta memohon keselamatan dari segala bentuk marabahaya di masa depan.
Ulama menekankan bahwa pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan titik balik penting untuk melakukan transformasi spiritual secara menyeluruh. Dengan membaca doa awal tahun hijriyah lengkap latin dan artinya, seorang hamba secara sadar menyerahkan seluruh urusan hidupnya, mulai dari urusan rezeki, kesehatan, hingga keselamatan akhirat, ke dalam genggaman sang Pencipta. Kesadaran spiritual inilah yang diyakini mampu membuka pintu-pintu kemudahan yang sebelumnya tertutup rapat.
Ada dua versi bacaan doa yang sangat populer dan sering diamalkan oleh masyarakat luas saat memasuki malam pergantian tahun baru Islam. Versi pertama yang menjadi rujukan utama banyak pesantren dan majelis taklim adalah doa yang tercantum secara resmi dalam kitab Maslakul Akhyar. Kitab monumental ini merupakan buah karya ulama besar nusantara, Habib Sayyid Utsman bin Yahya, yang dikenal memiliki kedalaman ilmu fiqih dan tasawuf yang luar biasa.
Berikut adalah teks lengkap, transliterasi latin, serta arti dari doa awal tahun hijriyah utama tersebut untuk memudahkan Anda dalam mengamalkannya:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu’awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fiihi minasy syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’i, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”
Melalui untaian kalimat di atas, pembaca doa diajak untuk mengakui keagungan Allah yang tidak berawal dan tidak berakhir. Permohonan utama dalam doa ini berfokus pada tiga hal krusial, yaitu perlindungan dari godaan setan yang terkutuk, kekuatan untuk mengendalikan hawa nafsu internal yang sering kali menjerumuskan pada keburukan, serta bimbingan konstan agar setiap detak waktu di tahun baru diisi dengan aktivitas yang bernilai ibadah.
Selain versi dari kitab Maslakul Akhyar, terdapat pula alternatif bacaan doa awal tahun yang bersumber dari jalur riwayat hadits. Doa ini tercatat dalam kitab Mu’jamul Ausath yang disusun oleh Imam Thabrani, salah satu pakar hadits terkemuka dalam sejarah Islam. Menurut catatan sejarah, doa ringkas namun sarat makna ini sering kali dibaca oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW setiap kali mereka melihat hilal pertanda masuknya bulan baru atau tahun baru.
Berikut adalah lafadz doa awal tahun berdasarkan riwayat Imam Thabrani yang dapat Anda hafalkan dengan mudah:
اَللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمِانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَرِضْوَانِ مِنَ الرَّحْمَنِ وَجَوَازِ مِنَ الشَّيْطَانِ
Alloohumma adkhilhu ‘alainaa bil amni was salaamati wal islaami wa ridlwaani minar rohmaani wa jawaazi minasy syaithoon.
“Ya Allah, masukan kami ke dalamnya dengan aman, iman, selamat dan Islam. Mendapatkan ridho Allah dan dijauhkan dari gangguan syetan.”
Kedua versi doa tersebut memiliki esensi yang sama, yaitu mengemis keselamatan dan rida Ilahi di tengah ketidakpastian masa depan. Membaca doa awal tahun hijriyah lengkap latin dan artinya secara khusyuk diyakini mampu memberikan ketenangan batin yang luar biasa, sehingga seseorang siap menghadapi segala dinamika kehidupan di tahun yang baru dengan mental yang lebih tangguh dan optimis.
Bila ditelaah lebih dalam, keutamaan mengamalkan doa-doa ini mencakup aspek yang sangat luas bagi kehidupan sehari-hari manusia. Pertama, doa ini berfungsi sebagai perisai spiritual gaib yang melindungi diri serta keluarga dari bisikan-bisikan negatif setan yang berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga. Kedua, terdapat harapan besar akan datangnya kelapangan rezeki yang berkah, kemudahan dalam urusan jodoh, serta kelancaran karier profesional bagi mereka yang sedang berjuang di dunia kerja.
Lebih dari sekadar urusan duniawi, esensi tertinggi dari doa awal tahun ini adalah memohon bimbingan konsisten agar setiap langkah kaki kita selalu tertuju pada jalan kebaikan hingga ajal menjemput kelak dalam keadaan husnul khatimah. Kehidupan modern yang penuh dengan distorsi visual dan tekanan sosial sering kali membuat manusia kehilangan arah, sehingga doa ini hadir sebagai kompas spiritual untuk menjaga fokus spiritual agar tetap berada di jalur yang benar.
Secara objektif, para ulama ahli hadits memberikan catatan penting bahwa rangkaian doa-doa ini memang tidak ditemukan secara spesifik diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW dalam kitab-kitab hadits utama atau yang akrab disebut sebagai Kutubut Tis’ah. Namun demikian, para ulama lintas generasi sepakat memperbolehkan bahkan menganjurkan umat Islam untuk melafalkannya. Prinsip dasarnya adalah bahwa berdoa meminta kebaikan dunia dan akhirat hukumnya adalah mubah dan sangat terpuji kapan pun dilakukan, terlebih pada momen krusial seperti pergantian tahun.
Membaca doa awal tahun hijriyah lengkap latin dan artinya juga harus diimbangi dengan tindakan nyata berupa muhasabah atau evaluasi diri secara total. Momen 1 Muharram merupakan waktu yang paling ideal untuk merenungi segala kekhilafan, dosa, serta kegagalan yang terjadi sepanjang tahun lalu, kemudian menyusun strategi spiritual dan resolusi hidup yang jauh lebih matang untuk dijalani selama dua belas bulan ke depan.
Kesimpulannya, menyambut Tahun Baru Islam dengan memperbanyak bacaan doa awal tahun hijriyah lengkap latin dan artinya adalah langkah cerdas untuk mengamankan sisi spiritual dan emosional kita. Dengan memahami setiap arti dari untaian doa yang dipanjatkan, kita tidak hanya sekadar berkomat-kamit, melainkan sedang menanam benih-benih harapan baru di hadapan Allah SWT. Semoga tahun baru hijriyah ini membawa perubahan positif yang masif, kedamaian hati, kelimpahan materi yang berkah, serta perlindungan total bagi kita semua dari segala marabahaya.








