Materi Lengkap Tentang Logika, Algoritma beserta Contoh dan Manfaatnya

Materi Lengkap Tentang Logika dan Algoritma (Contoh dan Manfaatnya)
Materi Lengkap Tentang Logika dan Algoritma (Contoh dan Manfaatnya)

Namun,  ketika  manusia  berpikir,  kadangkala  dipengaruhi  berbagai  kecenderungan, emosi, subjektivitas, dan berbagai hal lain yang menjadikan kita tidak dapat berpikir jernih dan logis, sehingga menghasilkan kesalahan berpikir dan pada akhirnya akan mengakibatkan kesimpulan yang salah (sesat).

Dalam  setiap  keadaan,  seorang  manusia  membutuhkan  pola  pikir  logis.  Berpikir  logis  yaitu  berpikir dengan cara yang benar/masuk akal dan sesuai dengan hukum logika.

Baca juga: Biografi Budayawan Kartunis Prie GS Asal Jawa Tengah

Berfikir Logis

Logika  berasal  dari kata  λόγος (logos),  yang  bermakna  hasil  nalar  yang  diutarakan  dalam kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika merupakan salah satu cabang ilmu filsafat. Cabang filsafat yang lain adalah epistemologi, etika, dan estetika.

Dalam pembahasan ini, logika tidak dijelaskan secara rinci, hanya digunakan untuk mempelajari bernalar  sebagai kecakapan  hidup, berpikir secara lurus, tepat, runtut, dan teratur, yang merupakan penerapan logika dalam kehidupan keseharian.

Logika  merupakan  materi  yang  dipelajari  sampai  kapanpun  bahkan  ketika  manusia  menciptakan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Seseorang dapat mengungkapkan kebenaran berdasarkan penalaran logis. Dengan disertai bukti-bukti yang ada seseorang dapat menilai kebenaran pernyataan untuk akhirnya sampai pada pengambilan
keputusan.

Baca juga : Memahami Arti, Sejarah, Raung Lingkup Ekonomi Kreatif Dan Manfaatnya

Logika  disebut  juga  sebagai  alat  untuk  menjaga  dari  kesesatan  bernalar.  Seseorang  membutuhkan kemahiran bernalar logis, agar dapat menghasilkan kesimpulan yang benar.

Beberapa manfaat yang akan didapatkan setelah mempelajari logika antara lain sebagai berikut.

  1. Menjaga supaya kita selalu berpikir benar menggunakan asas-asas sistematis.
  2. Membuat daya pikir menjadi lebih tajam, dan menjadikannya lebih berkembang. 
  3. Membuat setiap orang berpikir cermat, objektif, dan efektif dalam berkomunikasi.
  4. Meningkatkan cinta kebenaran dan menghindari kesesatan bernalar.

Bagaimana  dengan  perbandingan  otak  kanan  yang  dominan  lebih  berwarna  dan  manusiawi,  jika hanya lebih mengutamakan logika tanpa rasa, layakkah siswa diajarkan seperti robot dengan program dan  perintah  tanpa  rasa?  Dalam  memberikan  penjelasan  akankah  lebih  baik  moderat  dan digambarkan dengan baik. Cara kerja otak lebih nyata jika divisualisasikan.

Salah satu fungsi logika adalah sebagai alat untuk menarik kesimpulan. Kita dapat menggunakan alat
ini  setelah  melakukan  penalaran  berdasarkan  pernyataan-pernyataan  benar  (premis)  yang  ada.

Penalaran  untuk  penarikan  kesimpulan  dibedakan  menjadi  dua  jenis  yaitu  pola  nalar  deduktif  dan induktif.

a.  Deduktif 

Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang umum ke khusus.
Contoh:

  • Umum  : Semua siswa SMK harus disiplin dan bertanggung jawab.
  • Khusus  : Sandi adalah siswa SMK.
  • Kesimpulan : Sandi harus disiplin dan bertanggung jawab.

b.  Induktif

Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang khusus ke umum.
Contoh:

  • Khusus  Devi rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
  • >Khusus  Yuda rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
  • p> Khusus  Tika rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
  • Kesimpulan: Siswa yang rajin belajar akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
JANGAN LUPA IKUTI UPDATE BERITA INITU.ID DI Google News IKUTI JUGA SALURAN RESMI WHATSAPP INITU.ID SILAHKAN KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses