Ucapan Duka Cita untuk Guru
Seorang guru yang meninggal dunia, raganya memang tidak bisa kita lihat lagi. Namun, kebaikannya akan sangat terasa, bahkan tak pernah putus. Sebab, mereka telah memberikan ilmu kepada murid-muridnya, kemudian murid tersebut mengamalkan ilmu yang telah diberikan oleh sang guru.
Begitulah terus ilmunya mengalir tiada akhir. Maka tidak heran meninggalnya seorang guru memberikan duka yang dalam tidak hanya bagi keluarganya tetapi juga para murid yang didiknya. Untuk itu sudah selayaknya jika seorang murid memberikan sebuah ucapan belasungkawa untuk guru yang meninggal dunia.
- “Dirimu takkan pernah terdua sampai kapanpun, pengabdianmu sebagai seorang guru sangat berarti. Nasihat dan saran mu selalu mengiringi langkah kami dan kemanapun aku melangkahkan kaki. Engkau telah selayaknya cahaya yang selalu menerangi langkah kami di dalam kegelapan.”
- “Kau membagikan ilmu yang sangat berguna, yang bisa kujadikan bekal ketika dewasa kalak. Namun, sayangnya disaat ini engakau telah tiada dan kepergianmu meninggalkan luka yang mendalam bagi kita semua. Setiap tetesan air mata kami mengiringi kepergianmu, aku hanya bisa berdoa agar Tuhan membukakan jalanmu ke surga.”
- “Telah sedemikian lama rasanya kita menghabiskan waktu bersama, ikatan guru dan murid seperti ikatan keluarga. Kenangan terindah semasa kau mendidik kami tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku. Jasamu juga akan selalu aku kenang dalam bennak ku, selamat jalan guruku tersayang mudah-mudahan Tuhan selalu menjamu di alam sana.”
- “Tiada banyak kata-kata yang dapat kami lontarkan kepadamu selain perkataan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada engkau guruku. Terima kasih atas segala ilmu yang telah kalian salurkan kepada kami selama ini. Kini kami hanya dapat ucapkan selamat jalan dan selamat tinggal, mudah-mudahan amal kebaikanmu diterima oleh Allah SWT.”
- “Engkau merupakan seorang guru yang sangat berjasa, engkau sebagai penunjuk arah yang tepat dalam hidup kami, engkau juga seorang pemimpin yang berarti di hidup kami. Beribu-ribu perkataan terima kasih kami padamu rasanya tak pernah cukup. Selamat tinggal guruku, mudah-mudahan Allah senantiasa menerimamu di sisiNya dan mudah-mudahan Allah selalu menjagamu di alam sana.”
- “Tak ada pemberian yang paling berharga dalam hidup ini selain ilmu yang bermanfaat. Selamat jalan guruku, semoga engkau selalu tenang dan bahagia di alam sana dan semoga Allah mengampuni segala dosa-dosamu.”
- “Jika tak ada guru, maka semua orang di dunia ini hanyalah orang bodoh dan primitive. Jasamu sungguh berguna dalam hidup kami. Selamat jalan, guruku. Hanya kenangan yang akan menghubungkan kami dengan engkau di alam yang berbeda.”
- “Engkau bagaikan lilin yang selalu menerangi jalan kami yang gelap, kami selalu berdoa untukmu, semoga seluruh usahamu selalu menjadi amalan yang berguna. Selamat tinggal guru tersayang. Semoga Allah menerima semua amal ibadahmu.”
- “Dari lubuk hatiku yang terdalam, kuucapkan turut berduka cita atas kepergian guru kami tercinta. Untuk yang terakhir kalinya, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kami, atas segala ilmu yang telah almarhum berikan. Semoga Allah senantiasa menerima semua amal dan kebaikanmu di dunia.”
- “Kini, tiba saatnya kami mengucapkan terima kasih padamu, wahai guruku. Engkau telah pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya. Rasanya pilu dan sedih ini tak cukup untuk mengenang kepergianmu. Semoga Allah menerimamu di sisi-Nya.”
Ucapan Belasungkawa untuk Murid
Kepergian murid untuk selamanya juga sangat menyedihkan. Begitulah yang dirasakan oleh keluarganya. Maka, kita harus bisa menguatkan dan menenagkan hati keluarganya, terutama kedua orangtua. Adapun ucapan turut berduka cita untuk murid, sebagai berikut.
- “Turut berduka cita atas meninggalnya (sebutkan namanya), siswa kami yang cerdas, rajin dan sholeh. Semoga orangtua diberikan ketabahan dan kemudahan dalam mengarungi hidup selanjutnya. Siswa tersebut telah mengharumkan nama sekolah dalam beberapa lomba akademis maupun non akademis. Semoga, prestasi almarhum mampu memberikan kebahagiaan kepada orang tua yang ditinggalkan. Aamiin.”
- “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, teleh meninggal dunia anak kami (sebutkan namanya) yang telah berjuang melawan penyakit yang diderita. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Serta semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa ikhlas dalam menerima ketentuan Allah. Aamiin ya rabbal’alamin.”
- “Inna lillahi wa inna ilaihir raji’un. Kami atas nama Bapak dan Ibu guru (tulis namanya), turut berbelasungkawa atas wafatnya ananda. Semoga segala amal dan perbuatan baiknya di sunia ini, bisa menjadi sebuah keberkahan bagi kita semua. Serta bisa menjadi wasilah untuk menikmati indahnya surga.”
- “Kami atas nama kelurga besar sekolah (tulis nama sekolahnya) mengucapkan turut berduka cita sebesar-besarnya atas cobaan yang menimpa keluarga (sebutkan namanya). Kami berharap, Allah SWT akan selalu memberikan samudera kesabaran dan ketabahan pada keluarga yang ditinggalkan. Semoga ananda tetap bersemayam di dalam hati keluarga yang ditinggalkan.”
- “(tulis namanya) adalah murid kami yang paling teladan. Mendengar kepergiannya, membuat kami merasa sangat terpukul. Namun, kami sadar, bahwa kepergiannya sudah Allah takdirkan. Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosanya baik yang disengaja maupun tidak, di tempatan di tempat terindah di sisi-Nya. Semoga Bapak dan Ibu bisa tabah menerima musibah ini.”
- “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, tak terasa air mata ini menetes begitu deras, ketika mendapat kabar bahwa ananda (tulis namanya) siswa/siswi kami telah kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Semoga ia mendapatkan tempat yang paling baik dari yang terbaik. Kami akan selalu mengenang dan mendoakannya.”
Ucapan Duka Cita Menggunakan Bahasa Jawa
Ucapan turut berduka cita tidak hanya bisa diucapkan dengan bahasa Indonesia saja. Namun, juga bisa dengan bahasa Jawa. Pastikan kata-kata yang digunakan halus dan tidak menyinggung mereka yang sedang bersedih, ya.
- “Nderek belasungkawa, mugi panjenengan dipun paringi sabar dening Gusti Allah. Mugi almarhum pikantuk papan ingkang sae wonten ing ngarsanipun Gusti Allah.”
Artinya: “Turut berbelasungkawa. Semoga kamu diberikan kesabaran oleh Allah. Semoga ia berada dalam tempat terbaik di samping Allah.”
Sebenarnya masih banyak cara lain untuk mengungkapkan belasungkawa dalam bahasa Jawa. Namun yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jenis tingkatan bahasa. Jika ingin mengungkapkan kepada yang lebih tua, gunakan kromo alus. Sedangkan jika lebih muda atau seumuran bisa menggunakan bahasa ngoko yang lebih santai.
- “Melu belasungkowo karo koe, (nama teman). Muga-muga almarhum Bapakmu diampuni dosane, ibu, koe, sak keluarga diparingi sabar lan kuat. Aku ndonga supaya koe ora suwe suwe sedih, amarga urip iki kudu terus mlaku.”
Artinya: “Saya turut berseih. Semoga beliau diampuni dosanya, ibu, kamu, dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan. Aku berdoa agar kamu tidak bersedih dalam waktu lama. Sebab, hidup harus terus berjalan.”
Ungkapan ini cocok untuk mengungkapkan kesedihan dan belasungkawa kepada teman dekat yang seumuran, sebab menggunakan bahasa ngoko. Contoh berikutnya, adalah ungkapan belasungkawa yang pendek dan sederhana, untuk diucapkan saat melayat.









Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh izin save dan share terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh